BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.


21 Komentar

Jatuh Hati Di Jelajah Gizi Bali

Jelajah Gizi Bali bikin saya jatuh hati! Soalnya ada Gordon Ramsay ikutan Jelajah Gizi Bali…  Baca lebih lanjut


18 Komentar

New Hang Out Place In South Jakarta

Di suatu Sabtu siang yang terik, saya, Eka dan Adrian memenuhi ajakan makan-makan dari Uncle Umen, teman saya yang doyan masak. Apakah Umen akan memasak untuk kami? This one was even better. Umen membawa kami ke sebuah tempat yang nyaman dan segera saja piring-piring berisi makanan lezat terhidang di depan mata kami! Ahay! Ini bukan sulap, tapi memang koki handal di dapur restoran Grafitti di Mercure Simatupang ini dengan sigap menyiapkan pesanan kami.

Mercure resto Baca lebih lanjut

Logo dan maskot Fifa Futsal World Cup 2012


15 Komentar

Bangkok: Fifa Futsal World Cup

Akibat malam sebelumnya begadang jam 5 pagi, hari Jumatnya kami baru bangun menjelang jam 11 am. Tujuan utama hari ini adalah menonton semi final Fifa Futsal World Cup 2012 antara timnas Spanyol-Italia dan Brazil-Columbia. Mandi, makan siang lalu mengecek rute bis ke Stadion Huamark yang terletak di pinggir kota Bangkok.  Baca lebih lanjut


13 Komentar

Yummy Black Seafood Paella

Jaman sekarang makin banyak pilihan tempat makan di Jakarta. Tidak hanya jenis makanannya yang beragam tapi juga suasana tempatnya. Salah satu restoran yang menarik perhatian saya adalah Pad28. Terletak di hoek yang menghubungkan jalan Senopati Raya dengan kawasan SCBD, restoran ini menawarkan suasana yang nyaman dan homey. Nuansa rumahan ini dibangun dengan memasang foto-foto masa kecil hingga masa remaja pemiliknya di dinding restoran, terutama di area tangga. Jadi sambil naik tangga, saya sempat melihat-lihat foto yang memamerkan serunya masa remaja tahun 80-an itu. Baca lebih lanjut


19 Komentar

Madrid Yang Seksi

Kami bertiga tiba di Madrid disambut oleh hujan gerimis yang membuat malam semakin dingin. Tapi suasana jalanan utama Gran Via yang semarak membuat kami enggan langsung menuju penginapan. Di sini sangat terasa atmosfer kota metropolitan yang denyut kehidupannya masih berdegup kencang menjelang tengah malam. Musim semi di Madrid suhu sudah mulai hangat, kecuali saat hujan turun disertai terpaan angin dingin. Satu hal yang agak mengejutkan saya adalah banyaknya pengemis dan tuna wisma di trotoar jalan utama Madrid. Saya menduga ini terkait perekonomian Spanyol yang tengah lesu, dengan angka pengangguran yang meningkat hingga 24 %.

Baca lebih lanjut