BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

New Hang Out Place In South Jakarta

18 Komentar

Di suatu Sabtu siang yang terik, saya, Eka dan Adrian memenuhi ajakan makan-makan dari Uncle Umen, teman saya yang doyan masak. Apakah Umen akan memasak untuk kami? This one was even better. Umen membawa kami ke sebuah tempat yang nyaman dan segera saja piring-piring berisi makanan lezat terhidang di depan mata kami! Ahay! Ini bukan sulap, tapi memang koki handal di dapur restoran Grafitti di Mercure Simatupang ini dengan sigap menyiapkan pesanan kami.

Mercure resto

Sebelum makan, kami sempat bermain-main dengan telefon jadul yang menghiasi salah satu dinding restoran. Kalau kamu cukup ‘dewasa’ pasti tahu bahwa jaman dulu kita harus minta disambungkan melalui operator untuk bicara dengan seseorang di telefon. Nah! Nuansa vintage inilah yang terasa saat memandangi dinding restoran. Saya suka banget jam dinding ala tutup botol dan pesawat telfon jadul itu. Sayang, tidak seperti makanan di resto ini, kedua hiasan dinding itu nggak boleh saya bungkus untuk dibawa pulang…

Jam dinding baru bergeser sedikit, tau-tau sudah keluar hidangan pembuka yang saya pesan, Cured Tasmanian Salmon. Mungkin nama ini berarti semasa hidup ikan salmonnya telah sembuh (cured) dari rasa lelah akibat berenang dari laut di sekitar Pulau Tasmania di Australia sana. (okay, ini lebay…) Begini deskripsi hidangan ini: Dill marinated salmon in calamancies vinaigrette & fruit bread tuile. Terdengar keren ya? Yang jelas daging salmon segar diiris tipis, dihidangkan dengan saus jeruk kalamansi yang diasamkan, jadi rasanya asin, asam dan segar!

mercure food

Main course pilihan saya adalah veal blanquette, daging sapi muda dengan saus krim yang gurih, dihidangkan bersama wortel, kentang dan bawang bombay. Dagingnya terasa lembut, kenyal dengan porsi yang pas, tidak terlalu banyak tapi mengenyangkan. Rupanya perut saya yang rata ini masih cukup untuk dessert, dan pilihan pun jatuh pada raspberry creme brulee dan stuffed tofu with shrimp. Creme brulee-nya juara! Lembuuuut sekali dan manisnya pas, tidak terlalu mendominasi lidah. Kalau biasanya creme brulee dihidangkan dengan es krim vanila, di sini dia bersanding dengan es krim nangka.

mercure snack

Sesudah kenyang di restoran, kami pun beranjak naik lift yang pencetannya touch screen itu ke roof top, tempat Slam bar berada. Meskipun namanya mengandung kata ‘bar’ tapi bar yang satu ini nggak hingar bingar seperti umumnya. Justru atmosfernya cenderung tenang, dengan kolam renang dan sofa-sofa empuk di sekelilingnya, kita bisa memandang lepas ke kota Jakarta. Kalau malam, kelap-kelip lampu mobil yang mengular di sepanjang jalan TB Simatupang malah terlihat indah dari atas sini.

Senja bergulir, malam menjelang. Kami duduk-duduk cantik di sekitar kolam renang. Air kolam renangnya menggelora manja minta dibelai. Saya sempat menyesal nggak bawa baju renang, mau renang skinny dip takut nanti pengunjung lain ikutan. Untung seorang pria bernama Julio bukan Iglesias datang menawarkan minuman. Seandainya kamu yang berada di sini, pilih berenang atau duduk-duduk menikmati pemandangan?

Screen shot 2013-03-14 at 5.54.36 PM

Saat menelaah buku menu, mata saya tertumbuk pada mexican dragon dan segera memesannya. Nama ini diambil dari buah naga segar yang menjadi salah satu bahan, di jus dan dicampur dalam takaran yang pas dengan martini, tequila, cointreau serta perasan lemon segar. Setelah dijadikan satu dalam gelas, rasanya seru di lidah! So, I guess I’ve found a new hang out place in South Jakarta.

Restoran Graffiti & SLAM
@ Mercure Jakarta Simatupang Hotel
Jl. R.A. Kartini No.18, Lebak Bulus, Jakarta.
Tel: +62 21 75 999 777 | Twitter @Mercure_Smtpg

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

18 thoughts on “New Hang Out Place In South Jakarta

  1. lucuk yaa interiornya 😀
    lokasinya juga ga jauh, tapi sering macet pas pintu keluar tol sebelum mercure 😐

  2. Aih keren banget… fine dining nya bikin iri…
    Kapan ya aku diajak umen juga… >.<
    *envy

  3. Daku pengen berenaaaang. ajarin dunk mbak 🙂

  4. aduuuh mojitonyaaaaaaaaa… minggu depan aku juga mau ah :))

  5. Aihhhhhh….. Makanannya menggoda…. Dan aku kayaknya milih buat berenang kalo datang ke roof top itu. Pemandangannya juara

  6. Maaaaakkk kepengen euyyyy *ngiler*

  7. daku pingin calamariiiiiiii………..

  8. Loh.. di Lebak Bulus? Deket nih… kapan2 mluncur kesana aaaahhh…. aku tergiur tiramisu sama creme brulee nya… looks yummy…

    sama interiornya juga unyu ya sepertinyaaa… :Q

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s