BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.


7 Komentar

Zero Dark Thirty

Tanpa perlu berkoar-koar tentang emansipasi dan kesetaraan gender, Zero Dark Thirty adalah film feminis yang sesungguhnya. Film ini berkisah tentang Maya, seorang agen CIA yang ditugaskan untuk melacak keberadaan Usama Bin Laden pasca tragedi 9/11 tahun 2001 yang menewaskan lebih dari 3000 nyawa itu. Baca lebih lanjut


24 Komentar

Puisi Lama Jadi Soundtrack Film

YAAAYYY!! Puisi lamaku bakal dibikin musiknya sama Ananda Sukarlan dan akan dipakai di opening scene film Hari Ini Pasti Menang. Kabar hari ini, Ananda udah mulai nulis partiturnya. Wooohooo! Ternyata ada gunanya juga nulis di buku harian (soalnya jaman demo mahasiswa 1998 belum kenal blogging).

Baca lebih lanjut


21 Komentar

Matah Ati

Senang, bangga dan terhibur rasanya menyaksikan pertunjukan tari seelok Matah Ati. Sendra tari delapan babak ini menceritakan perjuangan Rubiyem, seorang gadis keturunan ningrat yang tinggal di desa, memimpin prajurit  perempuan terjun ke medan perang membantu laskar Raden Mas Said melawan tentara Belanda. Pertunjukan dibuka dengan tari perang prajurit perempuan yang bersenjatakan gendewa panah dan pistol. Ya, meskipun berkostum tradisional Mataram, mereka sudah fasih memegang pistol. Para penari yang cantik itu bergerak luwes dan lincah di atas panggung miring. Baca lebih lanjut


7 Komentar

Hari Ini Pasti Menang

Boss mafia

Hari Ini Pasti Menang adalah film Indonesia pertama yang mengangkat mimpi 99% rakyat Indonesia, dengan setting Jakarta tahun 2014. Saat ini shooting masih berlangsung, malah baru dapat hari ke-5 dan dijadwalkan shooting selesai awal April 2012. Jadi masih cukup lama sampai film ini tayang di layar bioskop kita. Yuk kita ngintip sedikit suasana shootingnya!

Baca lebih lanjut


4 Komentar

Gajah Mada: Tiada Dua

paling keren buku pertama 🙂

Gajah Mada, sebuah nama besar yang rasanya tidak akan habis dibahas dan dikupas dari berbagai sisi. Kali ini Langit Kresna Hariadi menuliskan kisahnya dalam sebuah serial novel berlatar belakang sejarah kerajaan Majapahit pada era sang patih sakti itu Berjaya.

Saya membaca langsung buku ketiganya, Perang Bubat, karena di dorong rasa penasaran akan kisah perang ini dari sudut pandang Majapahit, dan berniat membandingkannya dengan kisah yang sama dari sudut pandang kerajaan Sunda Galuh. Lanjutkan baca!