BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Yummy Black Seafood Paella

13 Komentar

Jaman sekarang makin banyak pilihan tempat makan di Jakarta. Tidak hanya jenis makanannya yang beragam tapi juga suasana tempatnya. Salah satu restoran yang menarik perhatian saya adalah Pad28. Terletak di hoek yang menghubungkan jalan Senopati Raya dengan kawasan SCBD, restoran ini menawarkan suasana yang nyaman dan homey. Nuansa rumahan ini dibangun dengan memasang foto-foto masa kecil hingga masa remaja pemiliknya di dinding restoran, terutama di area tangga. Jadi sambil naik tangga, saya sempat melihat-lihat foto yang memamerkan serunya masa remaja tahun 80-an itu.

Sup buntut daging disajikan dengan nasi dan pelengkapnya

Kami datang menjelang jam makan siang, dan ketika itu masih banyak seat yang tersedia. Saya memesan Sup Buntut Ddaging ala Pad28, sementara Yusuf tertarik pada penampilan Black Seafood Paella. Dessertnya apple crumble dengan vanilla ice cream.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Nah, paella ini memang menarik karena warnanya hitam pekat yang didapat dari tinta cumi. Berbeda dengan paella aslinya dari Spanyol yang kenyang dimakan 4 orang, kalau paella versi restoran ini porsinya kecil. Rasanya gurih, teksturnya lembut dan legit. Singkatnya, recommended. Bahkan highly recommended bagi kamu yang seneng dandanan gothic karena sehabis makan paella ini dijamin bibir jadi seperti pakai lipstick hitam! Hehehe… untung disediakan tissue dengan ukuran yang cukup generous. Paella yang nikmat ini seingat saya harganya 175 ribu rupiah per porsi.

Sup buntut daging pesanan saya penampilannya menarik, disajikan dengan nasi dan asesoris lain. Hanya sayang, rasanya kurang menggugah selera. Cenderung datar saja, tidak membuat saya ingin mengulangi makan hidangan itu lagi.

Untunglah makanan penutupnya meninggalkan jejak rasa yang indah. Hot apple crumble dipadu es krim vanilla yang dingin dengan cepat memeluk lidah saya dalam kelembutannya. Hmmm… Bagi saya dessert ini adalah pengalaman puncak dari acara makan siang kali ini. So, would I go there again? Very probably.

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

13 thoughts on “Yummy Black Seafood Paella

  1. Tidak seperti ikan bakar biasanya di tempat lain, ikan bakarnya engkoh Asui, baik ikan jebung maupun kakap yang kami pesan, dibakar begitu saja dengan tanpa dibumbui terlebih dahulu. Kalau digado atau dimakan ikannya saja tentu terasa hambar tak berasa. Yang khas di restoran ini adalah sambal cairnya yang menjadi teman makan ikan bakar. Sambalnya berasa manis dan asam. Pas benar kalau dicocol dengan suwiran ikan bakar yang tak berbumbu.

  2. Digalery kan ada pilihan mbak mau galery atau slide. kalau udah slide yg galery jangan dicentang..

  3. enak ya keliatannya.. tapi item banget, agak2 ngeri. *dasar ndeso kowe, mbok* :))

  4. Ok, dpaat tambahan refrensi buat kuliner wiken 😉 yeay.
    Cumi item ya mbak? Aku rada gimana gituh kalau makan ama yintanya >.<

  5. iya Dita, setujuh!!

  6. eh ya ampun… Pad28 itu emang sesuatuk!! aku suka hampir semua menu nya… favorite ku ikan kecil2 itu apa namanya ya mba…

  7. Bwahahaha, ngakak sampai sakit perut nih. Benaran sama templatenya :))
    Galerinya nggak usah dihilangin, dari foto-foto kan bisa mengundang selera makan.
    Rasa sesuai harga ya, jadi nggak sia-sia 😀

    • maksudku mau ngilangin gambar di gallery & mempertahankan gambar di slide show, biar nggak redundant gitu mbak… Iya, worthy, cocok buat sesekali aja 🙂

  8. Gimana ya cara hapus gallery gambarnya di blog post ini? Penginnya menampilkan yg slide show aja… huhuhu… bantu aku 😥

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s