BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Nasi Briyani vs Nasi Kebuli

29 Komentar

Hari Sabtu lalu saya mengajak ibu dan tante makan siang di Kopi Tiam Oey, di ujung Jl Sabang, Jakarta Pusat. Nah, saya memesan nasi briyani ayam. Kebetulan seminggu penuh sebelumnya, abis jalan-jalan di Penang dan tempat-tempat lain di semenanjung Melayu sehingga sempat mencicipi aneka ragam nasi briyani dengan berbagai lauk dan cara penyajian.

Nah, nasi briyani yang muncul di resto ini ternyata lebih mirip nasi kebuli! Dengan taburan kismis dan kacang mede serta lauk sepotong ayam yang dimasak dengan bumbu mirip opor. Cukup enak, hanya saja kurang ‘resep’ gitu rasa dan aroma rempahnya. Saya yang bukan pakar kuliner saja langsung merasakan bedanya. Nasi briyani di semenanjung Melayu, terutama di Penang, sangat kaya akan rempah. Bahkan butiran cardamom-nya masih utuh bergelimpangan gitu.

Kalau di berbagai resto maupun warung pinggir jalan di area Little India, nasi briyani makin mantap karena dibuat dengan beras basmati yang panjang-panjang itu. Dan kalau pesan paket nasi briyani, by default disajikan dengan sebutir telur kari. Padahal paling enak dimakan sama kari kambing. Tapi tentu ada charge extra untuk bongkahan daging kambingnya yang besar itu… Liat aja gambarnya… nyaaaam…

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

29 thoughts on “Nasi Briyani vs Nasi Kebuli

  1. Kemarin pernah coba nasi briyani di Heritaste, Citra Garden 6, Jakbar. Enak banget mba. Mungkin bisa dijajal :).

  2. kalau mau cobain di Jogja juga ada Resto India Sharmila Resto Jl Palagan no 37 utara monumen Jogja Kembali atau Selatan Hotel Hyaat 100m nasi Biryani Special Menu Sabtu. bisa juga di cek di website nya
    ada berbagai macam lauk pendampingnya

  3. Ping-balik: 2010 in review « About life on and off screen

  4. Kangen….. dulu di thailand,pembantu saya orang india… beuh nikmat banget dah :mrgreen: bener2 otentik … Di restoran sini banyaknya tidak otentik 😦
    masak di resto rs.cipto Nasi kebuli-nya enggak pakek daging kambing. Malah ayam goreng …. ❓

  5. nasi briyani? pernah nyobain pas di singapura… dekat hotel peninsula, cityhall… yah… kisaran 100m arah ke MRT.

    gak nahan ma porsinya. over kalo buat saya.

    tapi emang enak poll. jadi pengen ngrasain lagi tapi ntar beli seporsi buat berdua aja 🙂

  6. woh nasi pake kismis & kacang mede ?

    pengen nyoba euy,
    eh pernah ngerasain nasi samin jg kan?

  7. WOW!! baru tau!
    Sabai disini dr hikayat Minang, Sabai Nan Aluih, puteri cantik yg pintar dan berani gitu 🙂

  8. Jadi laper, aku lom pernah nyicip hehehe
    btw Sabai artinya apa yah?

    klo dalam Suku Lampung artinya ini
    -Sebutan hubungan kekeluargaan antar seorang dengan orang lain karena anak-anak mereka menikah (suami-isteri). (contoh : A punya anak laki-laki B. C punya anak perempuan D. kemudian B dan D menikah. Maka hubungan kekluargaan antara A dan C adalah “sabai”).-

  9. Hoo … ada lagi neh menu makanan yang pantas dicoba, hee … klo di resto2 malaysia gt ada gak y nasi briyani ??

  10. lebih suka nasi kebuli
    tapi fotonya kurang nih *kurang bikin ngeces*:D
    salam

  11. Hmm..jadi pengen ne, bikin lia ngiler aja deh hehe..salam kenal, mampir ketempat lia yuukk

  12. imo, makanan di kopitiam oey kurang enak. tapi suka banget dengan kopi juga suasananya yang nyaman 😀

    *haduuh, turut berduka buat kehilangan bebe :cry:*

  13. OOT: BB ilang gimana Mbak? perasaan kemaren pas aku pulang dari Spageddies, dirimu masih asik dgn BB bukan? trus pas kalian di Starbucks, kita kan masih sempet twitteran ngomongin tika? laaah kok tau-tau BB-mu hilang?

  14. kalau nasi yang satu ini saya belum pernah merasakan, kalau kebuli pernah sih sekali

  15. @coolk45 @ariosaja kalo briyani yg di penang itu mmg maknyus! nyaaam…

  16. nyam..nyam wenak nu, mau dong

  17. Yang Penting Halalan Toyiban…pasti wuenaaaak tenaaaaNs !!!

  18. sebenarnya aku beberapa kali nyobain nasi briyani di tempat2 berbeda rasanya pun berbeda kadang enak kadang aneh
    btw sabai itu apaan sih sis?
    salamkenal
    keren nih kenalan ma scriptwriter 😀 ajarin dunk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s