BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Korea: Empat Hari Super Seru Di Seoul

155 Komentar

Sejak K-Pop dan Korean drama series mendunia dan menjajah Indonesia, kayaknya bepergian ke Seoul jadi hip banget ya? Tapi kepergian saya bukan karena itu, saya nggak paham K-Pop, Korean drama series juga gagal memikat hati saya. Dulu pernah mencoba nonton rekomendasi drama series dari seorang teman, tapi baru 3 episode sudah nggak tahan karena tempo ceritanya terlalu pelan. Meski begitu saya suka beberapa film Korea di bioskop seperti The Host, Mother, Memories of Murder, The Man From Nowhere dan sederet judul lain (entah kenapa 4 film yang saya sebutkan itu dark semua. Koreans are so good with dark movies after all). Anyway, bukan film Korea juga yang membuat saya memutuskan solo traveling ke Seoul dan Busan. Bukan…

Sesungguhnya saya pergi karena… tiket promo sebuah maskapai penerbangan! Seorang teman mengabari ada tiket promo cuma 2.5 juta PP KL-Busan. Jelas mau! Harga normalnya Jakarta-Seoul antara 7-10 juta kelas ekonomi (kelas bisnis sih gak usah dibahas). Harusnya kami pergi berdua, tapi menjelang hari-H teman saya itu gagal berangkat karena visa Koreanya belum jadi.

Jadi setelah 3 hari yang seru banget keliling Busan, pakai acara mendaki tebing di pinggir laut segala, akhirnya saya naik kereta bukan kuda ke Seoul tanpa mikirin itinerary. Terus, ngapain aja di Seoul? Nonton film Korea? Tentu tidaaaaaak!!! Bisa gila saya nonton film Korea tanpa English sub-title.

Kota pertama yang saya kunjungi adalah Busan, dan cerita selengkapnya klik ini. Saya naik kereta dari Busan ke Seoul. Keretanya bagus, bersih, cepat dan tidak terlalu mahal. Kalau mau tips traveling hemat ke Busan dan Seoul, silakan klik ini.

Sampai di stasiun Seoul, langsung minta peta gratisan di information center. Saya buka peta, saya pelajari sebentar dan menentukan rute jalan-jalan selama 4 hari berdasarkan peta itu. Gampang kok. Kementrian pariwisata Korea ini bagus banget kerjanya, menyediakan peta yang sangat informatif, plus information center di stasiun subway yang ramai, jadi traveler nggak kuatir nyasar.

Saya memilih tujuan jalan-jalan ini berdasarkan lokasi yang saling berdekatan, karena mau jalan kaki dari satu tempat ke tempat lain. Kenapa jalan kaki? Agar lebih meresapi Seoul dan bisa selfie kalau nemu spot bagus. Jadilah rute ini:

Day 1: Gyeongbokgung Palace, National Folk Museum, National Palace Museum, Insadong, Tapgol Park, Myeongdong market

Kesannya ambisius ya, dalam sehari jalan kaki ke 5 tempat? Hehehe… Tiga lokasi pertama itu berdekatan, ke Insadong juga jalan kaki 25 menit sampai. Jadi asal makan yang banyak, masih kuatlah…. Jam 9 pagi berangkat dari penginapan naik subway ke Gyeongbokgung Palace, istana raja jaman Joseon dinasty yang paling besar, dibangun tahun 1395 dan punya 7.700 kamar! Nggak kebayang, kayak apa tuh pegelnya ngepel semua kamar… *lapkeringet

Bayar 3000 won untuk tiket masuk (ini nggak mahal, worth the money), luangkan waktu sekitar 90 menit buat jalan kaki mengitari kompleks istana yang luas banget banget banget! Halaman belakangnya keren banget, agak sepi, jadi bisa bebas foto-foto selfie meluk pohon gitu deh… hehehe… kapan lagi ketemu pohon gingko berdaun kuning yang cantik itu?

Habis foto-foto, lalu ke National Folk Museum, masuknya gratis, di dalamnya ada museum of jeans! Sayangnya nggak boleh foto. Lalu mampir ke National Palace Museum dan keliling jalan kaki lagi. Pastikan udah makan siang, dari pada kelaparan kayak saya waktu itu 🙂

Selanjutnya jalan kaki ke Insadong, sebuah ruas jalan raya yang nyeni banget! Serius barang-barangnya bikin ngiler semua!! Kalau nggak liat harganya, saya bisa borong beragam pernak-pernik, dompet, topeng, keramik cantik. Duh… Tips biar nggak kalap belanja: inget-inget malesnya bayar bagasi di budget airline 😀

Screen shot 2014-11-17 at 12.56.22 AM

Screen shot 2014-11-18 at 10.45.28 AM

Screen shot 2014-11-18 at 10.59.44 AM

Screen shot 2014-11-18 at 10.45.06 AM

Day 2: Sungai Cheonggyecheon, Belfry, Deoksugung Palace, Chongdong Theater, Gyeonghuigung Palace, Seoul Museum of History, Sungnyemun Gate, Nangdaemun Market.

Pagi yang mendung dari penginapan naik subway ke tepi Sungai Cheonggyecheon. Hah? Wisata sungai? Hehehe… iya. Soalnya sungainya cantik, ada trotoar luas buat jalan kaki pula. Padahal katanya sungai ini dulu kotor dan bau. Baru dibersihkan dan dirapikan dengan biaya 900 juta USD (10 trilliun lebih) tahun 2005. Warga sempat protes karena besarnya biaya tersebut. Tapi pas udah rapi, barulah warga memuji keputusan tersebut, dan sungainya bisa dijual sebagai spot wisata, setting bikin iklan, film, pemotretan dll. Kapan ya Ciliwung dibersihkan dan dipercantik?

Dari tepi sungai ini jalan kaki ke Deoksugung Palace, dan sampai di gerbang istana tepat jam 11 pagi. Lho kok ada suara ribut-ribut? Ternyata mau ada prosesi pergantian penjaga istana! Wah, sebuah kebetulan yang sangat menyenangkan! Emang rejeki anak sholeh… Pergantian penjaga istana disini sangat menarik, jauh lebih keren dari pada ritual yang sama di Buckingham Palace, London dimana pengunjung hanya boleh melihat dari balik pagar besi. Di Seoul kita boleh melihat dari dekat dan tanpa pagar, jadi lebih mantap fotonya.

Selanjutnya jalan keliling istana, selfie dan jalan kaki lagi ke tujuan-tujuan selanjutnya yang saya tulis itu. Istana ini unik karena dibangun belakangan dan arsitekturnya dipengaruhi gaya Perancis, lengkap dengan water fountain dan selasar bergaya Eropa. Keluar dari istana, belok kanan, ada kedai kecil menjual makanan korea murah dan ENAK BANGET!

Selanjutnya ngurusin titipan kosmetik dan Korean skin care dari teman-teman. Nah, kalau mau beli boots, sepatu, atau kosmetik dengan harga lebih miring, gudangnya semua ada di Nangdaemun market. Boots pendek unyu atau yang bulu-bulu atau suede gitu bisa murah, kalau di kurs sekitar 200-300 ribu rupiah. Tapi boots kulit tinggi yang saya taksir tetep mahal sih, 1.5 jutaan, jadi batal beli 😀

Screen shot 2014-11-18 at 10.53.52 AM

2014-10-31 10.03.21

Screen shot 2014-11-17 at 12.54.08 AM

Screen shot 2014-11-18 at 10.53.43 AM

Day 3: Unhyeonggung Palace, Changdeokgung Palace, Yeouido Park, Hangang Park, Floating Stage,  Seonyudo Park

Saya sampai di Changdeokgung Palace sekitar jam 9.30 pagi, pas mau masuk gerbangnya kok saya tergoda sama pemandangan indah agak jauh di samping istana ya… akhirnya mengikuti insting, saya mampir dulu ke deretan pohon berdaun jingga itu dan foto-foto! Hehehehe… Inilah susahnya ke Seoul pas musim gugur, pohon dan hutan kotanya cantik semua! Nafsu untuk foto-foto jadi selalu menggelora memenuhi jiwa.

Istana yang ini beda dare yang sudah saya dating sebelumnya. Lebih luas dan mewah, saking mewahnya sampan masuk dalam UNESCO World Cultural Heritage List for its outstanding architecture and design that is in harmony with its landscape. Soalnya istana ini dibangun mengikuti kontur perbukitan, jadi jalan kaki menyusurinya juga pakai nanjak, naik-turun tangga. Memang tempat-tempat macam ini merepotkan bagi yang sudah berusia senja. Serombongan turis Tiongkok yang usianya 50an tahun keatas hanya berkeliling di bangunan depan istana, terus foto bareng, terus udah. Padahal sisi-sisi yang cantik justru terletak di perbukitan belakang istana. Inilah alasan saya ingin jalan-jalan selagi muda, masih kuat jalan kaki jadi lebih leluasa mengeksplorasi berbagai tempat.

Yeouido Park, Hangang Park, Floating Stage, dan Seonyudo Park ini membentang sepanjang beberapa kilometer di sisi selatan sungai Han yang terkenal itu. Saya berjalan kaki menyusurinya dari jam 2 siang sampai jam 6 sore, tentu sambil berhenti di beberapa spot buat… foto-foto! Habis gimana dong? Tamannya keterlaluan cakepnya!

Pas ketemu Hangang Park saya langsung terbelalak, adegan-adegan dari film The Host berputar lagi di kepala. I’m in the shooting location!!! Ya ampun… saya sampai jejingkrakan dan seorang anak SMA menatap saya dengan keheranan. Sekalian aja saya hampiri anak SMA itu dan minta tolong memfoto saya!

20141101_145236_1_1

20141101_115128_1

Screen shot 2014-11-18 at 11.10.42 AM

Day 4: Itaewon dan Leeum Museum of Modern Art

Saya cuma punya waktu setengah hari karena siangnya harus naik bis ke Busan. Jadi saya pilih area di sekitar hostel, berjalan menyusuri kawasan Itaewon yang penuh cafe cantik, rumah makan dan lokasi mesjid terbesar di Seoul berada. Di ujung jalan, ada Leeum Museum of Modern Art yang sangat cocok disinggahi untuk menghangatkan badan setelah diterpa angin dingin musim gugur. Merasa nggak ngerti seni instalasi? Jangan kuatir, duduk aja di cafenya sambil posting foto di G+, nge-Path atau twitteran, wifinya kenceng beut!

Tips foto bagi solo traveler: tongsis dan senyum manis. Tongsis alias monopod adalah sahabat kita. Agar tongkat tidak terlihat caranya stel sudut tongkat di sekitar 110 derajat (jangan 90 derajat), lalu posisikan ponsel di 1/3 bagian untuk dicengkeram oleh casing tongsis (jangan di tengah), pasang timer 10 second biar optimal framingnya.

Screen shot 2014-11-18 at 11.16.16 AM

2014-10-30 13.10.18

Screen shot 2014-11-18 at 11.16.06 AM

Cara lainnya adalah dengan tersenyum manis dan minta tolong difotoin sama orang. Amati sekelilingmu, cari anak-anak muda, kalau bisa cewek. Kenapa anak muda? Karena beberapa kali saya difotoin om-om dan tante-tante hasilnya shaky, agak blur. Kenapa cewek? Mereka lebih sabar dan mengerti kalau saya request framingnya begini dan begitu. Iya, saya spesifik banget meminta detil framingnya bahwa saya harus berada di sisi kiri, lalu kasih view yang luas etc. Biasanya nih, setelah mereka lihat foto saya hasilnya bagus, mereka gantian minta difotoin dengan framing yang sama. Jadi, menurutmu gimana hasil fotonya?

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

155 thoughts on “Korea: Empat Hari Super Seru Di Seoul

  1. Asyik sekali jika membaca info perjalanan mba Nohara disin….Perkenalkan saya Dewi, kebetulan bulan depan sy akan ke Seoul untuk urusan pekerjaan dan ada waktu 2-3 hari untuk jalan-jalan. Apa bisa saya minta itenerary mba Nohara selama di Seoul?

  2. Klu di seoul, dimana tempat nginap yg strategis dan tentunya hemat.
    Mudahkan mendapat peta transportasi dan tempat2 wisata.
    Kalau beli city pass transport. Apakah berlaku utk semua jenis transportasi seperti di kyoto.
    terima kasih.

  3. Thank you buat cerita serunya di Korsel, mbak swastika 😀
    Jd ga sabar pengen ke korea juga :’D
    Maaf nih telat banget baca ini, pas lagi googling soal traveling ke Seoul muncul ini trus lgsg excited bacanya hehehe..
    Pengen pas autumn kesana tp dpt tiket promonya malah spring :’D
    Semoga bisa bertualang kayak mbak swastika juga hehehehe..

  4. Thank you. Artikel ini memberi inspirasi buat saya yang akan terbang ke korea pas lebaran 2017. Well done.

  5. mba ini berangkat di bulan berapa ? saya rencana tgl 17-22 nov di Seoul, pengen banget ketemu daun-daun yang berwarna warni ini smoga masih dapet…

  6. Spot on with this write-up, I actually feel this website needs
    a great deal more attention. I’ll probably be returning to read through more, thanks for the
    information!

  7. hai Tika, saya mau dong minta diemail itinerary nya. btw, kamu naik maskapai apa ke seoul? pp 5 juta lumayan banget fyaniarsih@gmail.com

  8. Dear Mbak, salam kenal, saya Sanny. Maaf , mau tanya kalau sktr akhir Oct gitu autumn colournya udah keluar belum ya? Thanks

  9. Ping-balik: Libur Mudah Murah, Mau? | About life on and off screen

  10. Salam kenal dr sy ‘mt’ kira2 brp biaya yg hrs kita siapkan untuk ke korsel thn ini biar sy bisa menabung dr skrg,tq

  11. mbak tika,mw tnya dong..di sana ada pake tourguide gak?atau jalan sendiri?^ ^

  12. Ping-balik: Tips Transportasi, Makan, Uang Dan Toilet Di Korea | About life on and off screen

  13. Ping-balik: 5 Hal Penting Sebelum 35 Tahun | About life on and off screen

  14. hi salam kenal 🙂
    ada rencana ke korea lagi gak oktober ini kak? Pengen banget nih..tapi ga da temennya.
    Ga pengen jalan sendiri 😦

  15. Salam kenal mbak,aku mau nanya ke Busan-Seoul pp naik apa & biaya tiketnya brp, kalo sy ke seoul plus busan 5 hr apa cukup wktnya.makasih mbak

  16. Kbetulan dpt tiket promo yg ke busan. Tp klo browsing2 and baca2 di blog mba busan itu kota yg amazing kedua stelah seoul ya. Temenku ampe skrg malah belom bkin itinerary nya katanya nti aja pas udh disana liat enaknya kmn gitu.

  17. Seneeng bgt baca blog mba. Aku sm tmnku b2 nti pertengahan juni mau ke busan!! Vacation 4hr doang siy. Tp pgen ke seoul jg. Bingung utk penginapannya. Gimana ya.

  18. Ping-balik: Libur Mudah Murah | About life on and off screen

  19. Mbak catatan perjalanannya seru banget. Boleh minta file excel atau wordnya adakah itinerary nya? Pengen ke Korea juga 😀

  20. Ping-balik: Beauty Is Pain, Part 2 | About life on and off screen

  21. Nah harusnya ke Korea pas ada Busan film festival tu, sekalian bawa film biar nggak jalan2 doang.

  22. Thanks for a marvelous posting! I truly enjoyed reading it, you may be
    a great author.I will make sure to bookmark your blog and
    definitely will come back from now on. I want to encourage you continue your
    great writing, have a nice holiday weekend!

  23. wah seru! jadi ingin ikut mbak Swastika kalau mbak traveling ke korea / negara lain : D
    seneng baca blognya mbak swastika

  24. Buku panduan restoran untuk muslim di Korea
    Silahkan:
    http://www.anafile.com/28e6ai3yk7w0.html

  25. iya mba 😀 semoga bisa kesampean traveling keluar negeri!

  26. bulan juni tahun depan gak bisa ya mbak? 😦 nunggu wisuda dulu baru boleh berangkat

  27. klo mau pergi ikutan dong

  28. suatu saat pengen juga kesana….. pengen ke nami island…… yang menjadi latarnya winter sonata….. trus Jeju juga….. dokdo juga….. aaaaa pengen……………………

  29. jadi beneran pengen ke Korea juga mbak..
    huft
    bagus banget foto2nya mbak, -ngiler-

  30. Mba, taun dpn brngkat kpn? Bareng boleh ga? Hehehe..
    Bisa nabung dl nih..

  31. Mba, pas bikin visa, dibolehin ya klo sendirian ke koreanya?
    Boleh tau juga ga, tgl brp ke koreanya, coz klo Musim semi tiketnya mehong aja..

    • Hai Vera, aku bikin visa sendiri, dan jelas-jelas bilang traveling sendiri, nggak masalah kok, visa selesai sesuai jadwal. Kemarin berangkat tgl 26 Oktober, pulang 3 Nov 2014

  32. Ping-balik: Tips Hemat Traveling Ke Seoul Dan Busan, Korea | About life on and off screen

  33. Ping-balik: Senyum Manis, Senjata Pas Traveling Sendirian | About life on and off screen

  34. fotonya cakep mbak. hehe, aku juga biasanya kalo jalan disini cari yang deket-deket trus dijadiin satu biar hemat ongkos. dan setuju sama yang mbak bilang, kementrian pariwisatanya oke banget. fasilitasnya juga sudah siap, wisatawan pun puas

  35. tik, itu tas merah dari jaman di Athenlay Rd dulu? #salahfokusbanget_tapinggakapalah 😀 btw, posting ini bisa jadi inspirasi utk melenceng sedikit dari route mudik. suwun.

  36. aseek, pengen juga ke Korea.
    surga buat pemangsa babi nih, hehhee

  37. baguuuuuuus fotonya mbak….plus tiket nya juga muraah 😀

  38. Aaahhh mbakkk… Murah bgt tiket pesawatnyaaa.. Mupeng deh

  39. baguuuss saya suka korea juga karena makanannya enaaaak kkk ndak meliput kuliner ?

  40. Keren..keren. kpn yah aku ke sana *ngiri

  41. Mmbaakk saya pengen komenin semua kegiatannya tapi nanti jadi postingan sendiri 😆 SERU banget sih! Hihihi btw pake penerbangan apa mbak? Bisik2 pls hehe 😉

    • Eh ya ampun kelewat belum jawab! Pakai Air Asia, promo, 4,5 juta PP 😀 Ayo dong aku tunggu komen yg jadi postingannya tersendirinya. heheeh…

  42. Foto-fotonya emang keren-keren Tik. Gak salah minta foto ama cewek. Nanti dipraktekin tipsnya *asalkan gak dianggep caper duluan aja* hahaha.
    jadi temenbyang ngajakin malah gakjadi ikut jalan ya. Mupeng bener lihat foto dan baca ceritanya. Andaikan 10 trilyun dipake ngebersihin sungai Jakarta gw kok yakin jakarta jadi indah banget.

    • Ow yes! Jangankan 10, misalnya pemerintah menganggarkan 1 T aja dulu, dan dipakai dengan benar, nggak dikorupsi pasti hasilnya juga bagus lho. Eh, 1 T cukup nggak ya buat bersihin dan mempercantik Ciliwung?

  43. Cakep2 fotonyaa.. Kalau di Korea tiap sudut cakep ya mbak 🙂

    • hehehe… tergantung angle juga sih. Kayak foto istana raja itu, aku nggak ngambil angle yg udah sering muncul di website Korean tourism board. What do you think?

  44. keceeee banget gayanya mba Tika, sukaaa 😀

  45. Fotonya bagus bagus mbak 🙂

  46. keren lho fotonya… 😀

  47. hahahaha. terima kasih. mantranya bekerja. makasih banyak foto dan daun-daun musim gugurnya yaaaa :))

  48. punya kamar 7700 seberapa gede ya istananya…., yakin nggak salah nulis nolnya mbak, he..he..

    asyik banget ya jalan2nya,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s