BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

3 Jenis Sate Padang, Yang Mana Favoritmu?

41 Komentar

Padang tidak hanya terkenal dengan rendangnya, tapi juga punya segudang kekayaan kuliner lain yang enak semua, salah satunya adalah sate padang. Saya yakin seluruh pembaca blog ini sudah pernah makan sate padang meskipun belum pernah ke Padang, ya kan?
Sebagai makanan populer, warung sate padang sudah tersebar di berbagai penjuru nusantara, baik dalam versi gerobak maupun rumah makan atau restoran. Apa bedanya rumah makan dan restoran? Ternyata di Padang itu beda loh! Perbedaan rumah makan dan restoran di Padang pernah saya tulis di sini.

Sate padang terbuat dari daging sapi, lidah dan jerohan yang dimasak terlebih dahulu dengan bumbu rempah, lalu dibakar dan disajikan dengan siraman kuah kental, ditaburi bawang merah goreng sebagai sentuhan akhir. Umumnya kaya dengan cita rasa gurih-pedas, meskipun beda-beda level pedasnya.

Sejak jalan-jalan ke tanah Minang tempo hari, saya jadi mengerti bahwa ada beragam sate padang. Setidaknya ada 3 jenis sate padang yang populer, yaitu sate Pariaman, sate darek dari Padangpanjang dan sate Dangung-dangung. Lalu bedanya apa?

Sate Pariaman
Berasal dari kota Pariaman, sate ini bumbunya berwarna kemerahan dengan rasa pedas yang menantang. Sate jenis ini mengingatkan saya pada sate Ajo Ramon di Jakarta.

Selama di Minang, kami sempat mencicipi sate jenis ini di kedai sate Mak Apan yang menyediakan sate daging dan usus sapi. Saya sempat mencicip keduanya, sama-sama gurih dan lembut, dengan bumbu yang pedas. Tapi akhirnya saya lebih memilih daging, kalau kamu?

sate padang pariaman

Sate Darek
Berasal dari area Padangpanjang dan sekitarnya, sate Darek warna bumbunya kuning cerah karena kunyit dengan rasa gurih sedikit pedas. Satu brand yang populer adalah Sate Mak Syukur yang telah membuka cabang di Jakarta, tepatnya di Tanah Abang. Kami beruntung sempat mencicipi sate Mak Syukur langsung ke markas besarnya di kota Padangpanjang.

Ketika kami datang, abang penjual sate dengan sigap membakar sate di atas bara api dari batok kelapa. Kami serombongan ada 12 orang, dan semuanya tukang makan, kecuali Simbok Venus yang nggak suka makan banyak. Karena mau makan ramai-ramai, sate disajikan dalam jumlah banyak tanpa kuah bumbu di tengah-tengah meja, lalu setiap orang mendapat piring masing-masing berisi kuah dan ketupat. Jadi ambil sate, lalu dicelup kuah dan dimakan. Nyaaam!

sate padang mak syukur IMG_6414

Sate Dangung-dangung
Berasal dari nagari Dangung-dangung di Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat, sate ini enak sekali karena disajikan dengan parutan kelapa yang membaluri dagingnya. Kuah bumbunya juga kental, warnanya kuning sedikit lebih pekat. Saya bisa dengan lahap makan sate Dangung-dangung ini tanpa bumbunya, sudah enak!

Salah satu kedai sate Dangung-dangung yang populer ada di kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Lokasinya di pinggir jalan utama, di sebuah area pusat jajanan malam kota Payakumbuh, jadi sangat mudah dicari. Saya belum menemukan sate Dangung-dangung di Jakarta, tapi konon kabarnya ada di Jl Waru, Rawamangun, Jakarta Timur, dengan brand Sate Mak Ongah. Semoga bisa mecobanya dalam waktu dekat.

PhotoGrid_1407155501426

sate dangung dangung

Dari ketiga jenis sate padang di atas, yang mana favoritmu?

Saya paling suka sate Dangung-dangung yang saking enaknya bisa dengan nikmat dimakan tanpa kuah bumbu. Namun sesungguhnya kuah bumbu yang pedas dan panas mengepul inilah identitas sate padang yang sejati. Kunci kenikmatan makan sate padang yang paripurna adalah sikat selagi kuahnya hangat!

Jelajahi lebih jauh kuliner Minang dengan nasi kapau paling mantap se-Bukittinggi, rendang kayu masakan Uni Emi sang diva rendang dari Payakumbuh, bofet Gumarang di Padangpanjang yang ketan pokatnya juara, serta bofet Sianok yang tiada dua di Payakumbuh. Sulit bagi saya memutuskan mana yang paling enak, karena semuanya enak banget! Jadi, kamu paling suka yang mana?

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

41 thoughts on “3 Jenis Sate Padang, Yang Mana Favoritmu?

  1. Selamat pagi. Waa…jadi pingin makan sate ni. Saya suka semuanya. Tapi tentu yang dekat aja yaitu Dangung-Dangung karena dekat dari rumah saya di kampung. Tapi saya di Jakarta, saya malah ke Sate di Rawamangun yaitu di depan Tip Top. Enak, benar. Tar kalo pulkam, makan sate di Dangung-Dangung. Yummyyy…

  2. kalo disuruh milih mah jelas susah,,,abis pada enak banget kayanya 🙂

  3. sate pariaman ….. ngiler aku liatnya ……… 🙂

  4. Ping-balik: Ketan Srikaya Paling Enak Sedunia | About life on and off screen

  5. Pariaman doooong. Terasa lebih nendang aja gitu menurutku. Hihi.
    Apalagi dimakan pake keripik singkong pedes. Slurppp.

  6. baru tau kalau sate padang ada jenisnya. padahal aku gadis Minang. *kemudian pulang kampung*

  7. Sebenarnya sate darek itu itu mengacu kepada sate buatan selain dari Pariaman dan Danguang-Danguang. Sate buatan orang Bukittinggi, orang Solok dll, dia selalu sate darek.

  8. Gw cuman tau nya sate padang itu beda warna doang, ada yg kuning atau coklat tapi aku suka yg kuning.
    Ternyata ada macam nya tergantung daerah nya yeee

  9. Hati (dan lidahku) masih pada Sate Mak Syukur di Pasar Padang Panjang. Kelihatannya perlu coba yang di Jakarta juga. Yah sekalian reuni Minang gitu, gimana?

  10. ya Allah maghrib masih lama, cobaan apa ini ya Allah T_T
    aku pernah makan sate dangung-dangung waktu ke Payakumbuh mba, dan rasanya kayaknya sampe sekarang gak ada yang ngalahin. Jadi penasaran sama yang di Rawamangun nih, kalo udah coba kabarin ya mba

  11. Favorite saya sate dangung-dangung mbaa.. Ada 1 yang enak banget nih di Pekanbaru dan jadi langganan aku sampe2 waktu nikahan aku order utk acara dan setelah acara banyak yang nanyain karena memang enak 😆

  12. Dl mkn ini ketika ddpn FMipa ugm klo mlm..ap lg tmn sy dr sumatra suka bgt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s