BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Kabut Asap Di Raja Ampat

46 Komentar

Rasanya tidak berlebihan jika Raja Ampat disebut sekeping surga di bumi. Keindahan alamnya memang luar biasa memukau, belum lagi dengan keragaman biota laut dan keramahan masyarakatnya. Kalau nggak diving, ngapain aja di Raja Ampat?

Selama ini orang-orang menyebut Raja Ampat sebagai ‘Mekkah’-nya para penyelam. Well, mungkin itu benar. Tapi saya mau membuktikan kalau tanpa menyelam pun tempat ini tetap sangat menarik untuk ditelusuri.

Bagi saya, kepergian ke Raja Ampat kali ini rasanya agak campur aduk antara senang tapi juga ngenes. Kenapa? Karena kepergian kali ini diwarnai drama kabut asap. Jangan berpikir kabut asap hanya menyelimuti Sumatera dan Kalimantan. Tahun ini kabut asap sukses membuat langit Raja Ampat kelabu semua! SURAM!

Langit Raja Ampat yang biasanya biru cantik, kini sudah sebulan berwarna kelabu. Mulai dari pengemudi speed boat, supir mobil sewaan hingga pejabat Dinas Pariwisata semuanya mengeluhkan kabut asap dari Timika, Papua. Kabarnya bandara Timika dan Manokwari sampai terpaksa ditutup karena kabut asap ini. Ya sudah, saya hanya bisa pasrah sambil berdoa dan melakukan tarian memanggil hujan agar kabut asapnya pergi.

Kami berangkat jam 21.45 WIB dari Jakarta, transit di Makassar, lanjut penerbangan jam 3.00 WITA ke Sorong dan tiba di bandara Sorong jam 06.45 WIT. Kami lalu menuju dermaga wisata untuk naik speed boat sewaan menempuh perjalanan laut selama 1 jam 45 menit ke Waisai. Berhubung sudah berada di Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat, meskipun kabut asap menyerang maka kami nikmati saja apa yang ada. Mari kita tentukan agenda kali ini, mau kemana?

Apa saja yang bisa dieksplorasi di Raja Ampat?

  • Snorkeling (atau diving) di Waiwo Dive Resort di Waisai
  • Ke Pyainemu alias Pyainemo, mendaki bukit untuk melihat gugusan pulau kars yang tersebar di lautan
  • Ke pulau Arborek melihat kampung tradisional dan kerajinan tangan. Bagus juga untuk snorkeling
  • Ke Wayag, naik bukit lagi dan berfoto dengan gugusan pulau kars
  • Ke Teluk Kabui, berlayar mengelilingi bentangan pulau-pulau kars
  • Mampir ke Wauyai di Teluk Kabui buat foto-foto dari dek kayu
  • Ke pulau Kri, lalu ke pulau Mansuar untuk snorkeling
  • Ke pulau Pef, melihat cap telapak tangan purba dari darah di dinding karang
  • Ke pulau Aljui, di Misool juga ada cap telapak tangan purba serupa
  • Ke pasir timbul di sisi pulau Kre untuk main pasir dan foto-foto

Cukup banyak ya kegiatan di Raja Ampat meskipun nggak pakai diving. Mengeksplorasi foto di tempat-tempat itu benran asik banget! Kita berangkat jam 5 pagi tak terasa sudah sore dan harus kembali ke penginapan. Antara pulau itu ada yang jaraknya cukup jauh sehingga butuh waktu 3 sampai 4 jam naik boat untuk mencapainya. Minimal banget perlu meluangkan waktu selama 5 hari 4 malam agar puas mengeksplorasi Raja Ampat.

Jauhnya jarak antar pulau ini memang jadi tantangan bagi wisatawan. Selain waktu tempuhnya lama, juga jadi mahal. Bayangkan kita harus menghabiskan sekitar 7 jam di boat untuk pergi dari Waisai ke Wayag PP. Harga sewa satu buat speed boat berkapasitas 12 orang (termasuk motorist dan asistennya) untuk perjalanan island hopping sehari penuh bisa mencapai 20 juta rupiah. Misalnya dibagi rata 10 orang penumpang, maka satu orang perlu merogoh kocek 2 juta rupiah untuk satu hari boat trip.

Meski relatif mahal buat banyak orang tapi sungguh semuanya worth it. Perlu diagendakan, disiapkan biayanya dari jauh-jauh hari, agar paling tidak satu kali seumur hidup, bisa foto-foto kayak gini:

image

IMG_2497

IMG_3726

FullSizeRender(2)

.

Seperti yang saya tulis di artikel sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dengan dukungan Kementerian Pariwisata setiap tahun rutin menggelar Festival Raja Ampat dan tahun ini dipertajam lagi menjadi Festival Bahari Raja Ampat. Saya melihat festival ini sebagai upaya serius pemerintah untuk memaksimalkan potensi wisata Raja Ampat termasuk bagi kalangan non-divers.

Apa saja kegiatan selama Festival Bahari Raja Ampat yang diadakan setiap bulan Oktober bisa dibaca di sini. Kalau mau destinasi lain di Papua yang nggak kalah seru, ada Festival Danau Sentani, klik ini. Kalau perlu informasi detil soal biaya perjalanan, penginapan, rental mobil, soal makanan dan sinyal ponsel, silakan klik link ini. Jadi, kapan mau ke Raja Ampat?

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

46 thoughts on “Kabut Asap Di Raja Ampat

  1. Ping-balik: Membayar Bungkus Sampah, Mau? – About life on and off screen

  2. Semoga suatu hari nanti bisa kesini! #amen

  3. haduuuuh Raja Ampat! kapan bisa ke sana, ya? :))

  4. boleh dong mbak nulis bujeting jalan-jaln kemana gituh..
    Ke Raja Ampat bujet-nya bisa halan-halan ke abroad …

    Salam Senam anak #BloggerCampId haha

  5. I hope suatu saat nanti dapat ke sana mbak Tika, semoga langit bisa kembali biru dan kita bisa menyaksikan keindahan raja ampat di bawah naungan langit yang tersenyum. 🙂

  6. Gilak mbaaaaakkk itu mahal bener island hoppingnyaaa. Huhuhuhu. Berapa duit ya habis di raja ampat? Bisa buat jalan ke eropa yaakkk 😣

  7. tahun depan kayaknya perlu di ganti raja lima ya mbak… biar sah lima sempurna… tuhan kan suka yang wajib ditunaikan hehe moga aja kabut asap segera reda…aamiin….

  8. Kunjungi blog saya mbak, vickyfaisal.blogdetik.com
    Kalau mbak tika mau ke Madura silahkan hubungi saya mbak.

  9. Ping-balik: Festival Bahari Raja Ampat | About life on and off screen

  10. Seru juga ya ternyata. Dulu saya pikir Raja Ampat itu cuman tempat wisata buat diving aja. Ternyata untuk berkeliling melihat-lihat pantai dan gugusan pulau juga bisa. Maklum saya gak bisa berenang.

    Kapan ya bisa ke sana? Pantainya indah banget keliatannya… Hmmmmm

  11. Sedih lihat langitnya kayak gitu. Biasanya kan biru banget kalau di foto-foto. 😦

  12. itu bukan asap riau kan ya?

  13. sewa speed boat 1 hari harganya lwarbyasaaaa 😦

  14. Mimpi sejak lama pengen ke Raja Ampat. Semoga pas mudik nanti bisa kesini sama Suami. Aduuhh indahnya kebangetan Raja Ampat ini 💖

  15. Mahal juga ya biayanya… 😯

  16. So beautiful Raja Ampat. One of my family bucket lists. How’s the accommodation? Tulis juga dunk😘

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s