BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

2 Pulau 1 Semenanjung Sama Sabai

36 Komentar

Siapa bilang jalan-jalan ke luar negeri harus mahal? Siapa bilang jalan-jalan bawa balita itu repot? Maret lalu kita plesir menyusuri jalur bis Singapura-Johor Baru-KL-Pulau Penang PP. Saya dan suami bawa Sabai asli yang masih 2 tahun 10 bulan dan calon jabang bayi dalam perut saya yang umurnya 6 bulan… Hohoho… Bumil dan balita, kedengarannya bukan teman backpacking yang menyenangkan ya? Masa sih?

Tujuan utama adalah ke Pulau Penang di utara Malaysia yang sudah dekat dengan perbatasan Thailand itu. Penasaran ingin menengok George Town, kota tua yang ditasbihkan Unesco jadi world heritage, dengan tata kota dan berbagai bangunan yang tak berubah sejak abad ke-18.

Lalu, kenapa mesti ke Singapura dulu? Karena tiket pesawat Jakarta-Singapura yang tersedia pada tanggal keberangkatan dan kepulangan kami jauh lebih murah dari pada penerbangan apapun ke Kuala Lumpur. Yeah, seperti biasa, kami bepergian dengan stelan backpacker, meski waktu kami terbatas. Rutenya begini:
– Di Singapura nginep semalam
– Naik bis Singapura-Johor Baru, lalu di Johor seharian
– Naik bis malam Johor Baru-Penang
– 3 hari keliling Pulau Penang, lalu naik bis ke Kuala Lumpur
– 1 malam di Kuala Lumpur, naik bis lagi ke Singapura
– 1 malam di Singapura, besok sorenya kembali ke Jakarta

Tiba di Singapura, kami langsung menuju kawasan Little India. Alasannya karena disitu suasananya seru, banyak makanan India dan hostel. Makanan India ini penting, karena biasanya ada menu vegetarian dengan rasa nikmat. Hostel juga penting, karena biar irit mengingat kami akan menghabiskan 7 malam di perjalanan. Nah, pertama kami cari hostel, biar bisa meletakkan ransel sebelum jalan-jalan.

Dan…. kami ditolak di 3 hostel yang pertama kami datangi karena mereka tidak menerima tamu anak-anak. Ouch! Jadilah kami menginap di Footprint Backpacker Hostel, yang resik dan children friendly. Hostel ini juga menyediakan Sony Play Station lho, di loungenya…

Makan pertama di kedai kecil bernama Shakuntala. Saya sempat cemas Sabai kecil bakal nggak suka masakan India yang kaya rempah, rasa dan aromanya tajam. Dia di rumah terbiasa makan sup dan sayuran bening. Ternyata saya salah besar! Woohoo… Sabai kecil lap-lep makan nasi briyani dengan lauk acar sayur dan telur rebus bagian putihnya saja! Saking cepetnya dia makan, kayak nggak dikunyah gitu lho… Oke, Sabai kecil lolos tes soal makanan.

Setelah lihat-lihat yang nggak penting di Singapura, jam 10 pagi kami naik bis ke Johor Baru. Murah saja, cuma 5 dollar perorang, Sabai kecil dihitung gratis, seperti waktu naik MRT. Oh well, Johor Baru macam kota kecamatan di Jawa. Kecil, sepi dan yah gitu doang deh. Hehehe…

Semalaman naik bis, pagi buta disambung fery, sampailah kita di Penang tak lama setelah mentari terbit. As usual, no reservation, just walked in and asked for rooms or beds, whatever available. Yup, dapet hostel persis di depan bus stop, super strategis letaknya. Dan mulailah kami berjalan kaki mengelilingi kota tua George Town yang kira-kira seluas kawasan Cilandak. Standar kami jalan-jalan dimulai dari lihat peta, menandai tempat-tempat yang menarik dan menentukan rute yang paling efisien untuk berjalan kaki. Kalau capek, ya istirahat.

Dengan berjalan kaki, kita bisa melihat lebih banyak dan lebih dekat hal-hal yang sangat mungkin terlewat kalau naik bis atau taksi. Kecuali tempat tujuan lebih dari 2 km, baru cari angkutan. Eh, tapi kali ini kami bawa bocah. Jadi sekalian menguji Sabai kecil, sejauh mana dia betah melangkah. Dan sekali lagi, dia lolos tes! Asik aja gitu digandeng berjalan berkilo-kilo meter menyusuri kota. Paling agak gosong dikit pas pulang, karena mataharinya mencorong! Sunblock tak mempan.

Singkatnya, sepanjang trip itu sambil saya cerita ini itu, Sabai kecil tampak ikut antusias melihat pemandangan baru dan hal-hal baru. Jadi siapa bilang jalan-jalan bawa balita itu nggak fun? And I can’t be thankful enough for having such an easy going kid!

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

36 thoughts on “2 Pulau 1 Semenanjung Sama Sabai

  1. Ping-balik: Libur Mudah Murah, Mau? | About life on and off screen

  2. Ping-balik: Berobat Sambil Jalan-jalan Ke Malaysia | About life on and off screen

  3. Ping-balik: Libur Mudah Murah | About life on and off screen

  4. bagi itinerary-nya dong.. 😀

    finally, my dreams come true. soon i’ll be taking my kids traveling to these places. hahay!

  5. Ping-balik: 2010 in review « About life on and off screen

  6. ooohhh..ini tho yang kemaren disebut2 sama jeng pipitta di twitter….hhhmmm…kalo boleh tau, itu si sabai kecil beratnya berapa yak?
    secara jagoanku umur 2 thn 11 bulan beratnya udh 24 kg….kalo ngajak jalan jauh rada mikir, takutnya dia mogok trus minta gendong….itu kan sekarung beras buuuu 🙂

  7. Senangnya backpacking ala bumil & balita. Salut deh sama sabai kecil. The little traveller girl.

  8. Bikin pinginn….

    Tapi saya malah ga tega ngajak istri saya yang 6 bln…:D

  9. kalo bersama suami pastilah ga repot sistaaa 🙂

  10. @zee : bener juga! biar enak ngobrolnya di jalan
    @warm : berangkaaaat!

  11. arghh bikin ngiri sajaa

    ntar saya musti bawa pasukan saya juga nih buat jalan2
    😀

  12. wuahhh enaknya jalan jalan…… salam kenal mba’

  13. Waahhh saya pengen sekali bisa pergi bertiga dengan suami dan anak. Sebentar lagi deh tunggu dia lancar bicara dulu, biar kalau dia ngambek dia bisa bilang… 🙂

  14. @Asop: seru kok… apalagi NO RESERVATION kayak kami 😀
    @mya: hihihi… ntar tengok2 kalo adik kecil sdh lain
    @Chic: yuuuuk…

  15. ih sayah mengiri! 😈

  16. sirik abis sama adeknya sabai kecil, masih di perut aja udah diajak jalan-jalan!!!

    pengen kapan2 nyoba jalan a la backpacker gini, mbak. etapi betah ndak ya…secara saya rada riwil 😛

  17. Waauw… tampaknya seru jalan2 seperti backpacker di luar negeri… 😀
    *mupeng*

  18. aku suka artikelnyaaa
    next time backpack bareng bu? India?

  19. Wedyian, nekad juga ini sekeluarga, gak pake booking, nyari tempat seketemunya, kalo pas penuh semua piye jal ? Jalan-jalan sama anak 2.5 taun gak pake dorongan itu kemungkinannya kalo gak anaknya jadi kuat jalan kaki, bapaknya jadi sterk bahunya gendong anak, atau ibunya pegel mijetin bapaknya yang habis nggendong anak :))

    • Paling apes tidur di mesjid! 😀
      lha, kalo bawa stroller yg digendong jadi 2, bocahnya sama stroller lipatnya! emoh… lagian stroller Sabai sdh dilipet masuk gudang sejak dia umur 1,5 tahun 🙂

  20. nekat bener ibu ini ya. perut udah gede gitu masih backpacking-an, bawa sabai asli pulak.

    sebenernya komenku di atas lebih karena iri sih… kapan ya bisa ngajakin precil2ku jalan2 yang jauhan dikit dari citos? 😀

  21. wedyan, ini pasangan ibu anak beneran mantap buat urusan jalan-jalan 😆

    *woship*

    dan saya suka banget itu poto lagi nyebrang berjejeran 😆

  22. wah kayaknya aku iri … banget sama anakmu

  23. Si Sabai kecil gak dikasi topi Tik? Ibunya doang yang pake :mrgreen:

  24. keren… hamil 6 bulan tidak menghalangi semangat backpacking !

    O ya, suka banget sama slogan di blog ini… Life is the coffee, everything else is the cup.

    salam

  25. padahal saya enggan untuk punya anak cepat-cepat karena alasan ini..
    ternyata…
    hmmm.. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s