BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

5 Manfaat Bermain Bersama Anak

16 Komentar

Buat teman-teman yang sudah punya anak, saya mau tanya, seberapa sering bermain bersama anak di luar rumah? Main apa aja, bisa main bola, badminton, main sepeda, main layangan, main karet, jalan santai sama anak, piknik atau main di taman sama anak, seberapa sering? Saya sendiri rata-rata setiap Sabtu dan Minggu bermain di luar rumah sama anak, minimal ke taman dekat rumah main ayunan, panjat-panjatan dan sejenisnya. Kadang berenang atau main sepeda, kalau saya bisa pulang sore.

IMG_1848

Suatu hari, saya, si kakak dan si adek sedang bermain ayunan di taman dekat rumah. Lalu terjadilah dialog ini:

  • Adek: Kita setiap hari main ke taman yuk?
  • Saya: Kan Bu’e harus kerja, nggak bisa menemani ke taman tiap hari.
  • Adek: Kalau gitu Bu’e kerja sampai dapat uang banyak terus kita bikin taman sendiri di depan rumah!
  • Saya: (dalam hati, kalau gitu caranya nanti Adek udah SMA baru bisa bikin taman seperti ini)

Saya akui, hidup di kota besar (bernama Jakarta yang macetnya luar biasa) membuat waktu kita jadi sangat berharga. Buat yang kerja kantoran, pasti dari pagi sampai petang sudah habis waktunya untuk bekerja dan perjalanan menuju kantor. Buat yang kerja dari rumah, freelance atau full time mom juga sudah pasti punya jadwal kegiatan padat merayap, sehingga meluangkan waktu bermain di luar rumah bersama anak jadi tantangan bagi para orang tua.

Padahal anak-anak membutuhkan waktu 30-60 menit bermain di luar setiap hari. Lebih baik lagi kalau bersama orang tuanya.

Sebenarnya apa saja manfaat bermain di luar rumah?

  1. Secara fisik bermain di luar melatih keterampilan motorik anak, sehingga anak lebih tangkas dan bugar.
  2. Bila dilakukan pagi hari sebelum jam 10:00 anak memperoleh vitamin D dari sinar matahari pagi yang sangat baik untuk kesehatan
  3. Bermain di luar biasanya memberi kesempatan anak berinteraksi dengan anak-anak lain. Apalagi di taman saat mereka harus bergantian memakai ayunan atau fasilitas lain. Interaksi ini melatih social skill anak, antara lain mengasah empati, berani bertegur sapa, dan belajar antre memakai fasilitas umum.
  4. Bermain bersama orang tua di luar jelas mempererat bonding alias ikatan batin antara orang tua dengan anak
  5. Bagi orang tua bermain di luar bersama anak juga bisa jadi pelepas stress dan kesempatan bergerak bebas kalau biasanya bekerja dengan posisi duduk/statis.

Saya suka menggabungkan aktivitas bermain dengan hobi kami. Kalau di dalam rumah, kami sering menggambar, menari atau bikin kue bersama. Belakangan saya mencoba menanam sayuran di halaman belakang rumah. Pastinya kedua anak saya ikut-ikutan mencongkel tanah, menanam biji sawi dan paprika, lalu memupuk dan menyiramnya. Saya biarkan mereka menanam sendiri sayurannya, tanahnya tumpah dan berantakan, tapi nggak apa-apa, anggap saja berkebun sambil bermain. Sekarang salah satu paprikanya sudah berbuah, dan mereka semangat memetiknya!

Manfaat bermain bersama anak pernah dibahas dalam jurnal Friso yang lagi gencar mengajak para orang tua mengikuti kegiatan #FrisoPlayDay. Pastinya agar anak kita leluasa bermain di luar rumah, mereka harus sehat dari dalam sehingga lebih optimal mengeksplorasi sekelilingnya. Friso adalah susu pertumbuhan dengan kualitas premium dan kandungan zat gizi yang mampu menjaga daya tahan tubuh anak dari dalam, stronger inside.

Jadi, sudah berapa kali dalam sebulan ini kamu bermain bersama anak (atau keponakan) di luar rumah?

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

16 thoughts on “5 Manfaat Bermain Bersama Anak

  1. sekarang lagi dicoba rutin minimal seminggu sekali — kalo ga sabtu, ya minggu.

    pengennya ya ke taman, apa daya taman2 deket rumah kurang terawat jadi males ke sananya. jadinya ya lebih sering jalan yang cukup jauh atau bahkan ke mall — tapi yang areanya luas jadinya bisa lari2 di dalamnya.

    dan iya, sama seperti isi blogpost ini, sempet diminta juga untuk “papi kumpulin uang yang banyak, nanti kita punya taman di rumah.”

    mudah2an, sebelum dia SMA bisa beneran jadi punya taman di rumah sih. *amin* *berdoa khusyuk*

  2. Kita (aku dan suami) emang siy sampai bagi tugas siapa yg giliran nemenin anak main, tapi karena anak kita cewek, kayaknya tetep akunya yang lebih sering! hahaha… Itu Friso Playday ada kegiatan apa aja ya kak?

  3. Aku belum punya anak sih kak, tapi ini referensi artikel yang bagus, thanks buat informasinya yaaaaa…

  4. Seru mbak di lingkungan dekat rumahnya ada taman seperti itu. Kalau di pontianak susah nyarinya. Malahan hak ada deh taman umum yang ada ayunan kayak gitu. Emang pengen bikin jadinya!

  5. Wahhh bener juga mbak…
    main sama anak ank banyak manfaatnya.
    kalau gitu siap2 deh entar kalau udah ada anak
    main sama anak tiap pagi…. untuk sekarang
    minjam anak orang aja dulu wkwkwkw

  6. Jadi kapan di komplek kita ada taman bermain yaaa? 😦

  7. Hampir tiap hari mbak hehehehhe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s