BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Deadly Delicious Healthy Food

10 Komentar

Kali ini saya mendapat undangan buka puasa yang istimewa, karena semua hidangannya berbahan dasar oatmeal yang diolah menjadi beragam makanan lezat dengan gizi dan serat tinggi! Saya baru tahu, oat bisa diolah macam-macam dengan cara mudah, praktis dan sehat. Antara lain dengan tuna dan nori. Bagus buat kesehatan.

Tuh liat, ada irisan kurma, stroberi dan kuaci kupas dijadiin satu buat topping bubut oat, disiram teh sedikit. Iya, teh yang biasa kita minum ternyata enak juga buat kuah oat. Oat juga bisa dimasak menjadi biji salak serta bubur sumsum. Rolled oat bisa diperlakukan nyaris seperti beras, dipasangkan dengan soto, rawon sampai dibikin nasi bakar. Nasi bakarnya dicampur beras merah, jagung dan bumbu sampai gurih meresap. Bagi saya, yang paling lezat dan mengagumkan itu sate ayam oat!

Bayangkan, oat diselipkan diantara dua tumpuk daging ayam lalu dibakar jadi sate. Bumbunya juga memakai oat yang diblender sampai jadi bubuk. Sumpah enaaak banget sampai nggak berenti makan! Selain enak, makanan-makanan ini juga lebih sehat karena kandungan serat tidak larut di dalam oat.

Kemarin tuh ya, habis makan sebungkus nasi bakar, 7 tusuk sate, semangkuk biji salak dan mencicip macam-macam topping oat, saya sama sekali nggak merasa begah. Di perut nyaman aja gitu.. padahal biasanya abis makan nasi padang sepiring langsung begah.

Ini salah satu resep hidangan oat, OATMEAL TUNA NORI untuk 2 porsi:

Bahan-Bahan :

  • 2sdt salad oil
  • 70g cooking oatmeal
  • 450 ml air
  • 1sdt garam
  • 15g daun bayam rebus, iris
  • 65g (1/2 kaleng) tuna kalengan, tiriskan
  • 1 1/2 sdt minyak wijen
  • 1sdm kecap asin
  • 1sdt merica bubuk

Pelengkap:

  • 1 telur rebus, atau irisan telur dadar tanpa kuning telur
  • 1 lembar nori, diiris
  • Wijen sangrai, untuk taburan

Cara Membuat :

  • Tumis bayam, bersama tuna dengan sedikit minyak wijen. Bubuhi garam dan merica. Angkat.
  • Didihkan air, masak cooking oatmeal bersama air dan garam hingga matang.
  • Letakan bubur oatmeal di mangkuk saji, tambahkan tumisan bayam tuna.
  • Tambahkan pelengkap sesuai selera

Tantangan berikutnya adalah mempraktekkan resep-resep oat lain di rumah. Pengin juga sekali-sekali manyulap oat jadi hidangan lezat dan sehat di dapur saya sendiri. Doakan saya ya! *\(^,^)/*

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

10 thoughts on “Deadly Delicious Healthy Food

  1. asiikk.. main2 ke depok dong kak 😀
    masak disini sekalian aku yg nyicipin. hehehe 😀

    oia.. mampir yuk ke postingan baru pelangi di http://pelangiituaku.wordpress.com/2011/10/30/2345/ jangan lupa tinggalkan jejak dikolom komentar yaa 🙂 mari kita berdiskusi, apakah kamu memilih kulit putih atau kulit sehat? cek langsung yaa 🙂

  2. ngiler tes tes tes tes…………….. hehehehehheheheh

    salam persahabatan selalu dr MENONE

  3. Klo bergizi ginj jadi gak khawatir deh ya mbak makan apapun mah..

  4. Issshh enak banget tuh.
    Tp saya tak berminat apalagi berbakat buat masak. Kalo buat nyantap, boleh andalkan saya :))

  5. “Quaker Oat disulap menjadi aneka hidangan yang memanjakan mata dan membuat lidah berdansa” Plus satu juta mbak sabai!

    Ngiler abis lihat menu-menu unik, sehat dan yummy terbuat dari quaker oat..
    Kutunggu undangan ke dapurnya ya, bu ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s