BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Manfaat Kopi Hijau

22 Komentar

Bayangkan sebuah pagi yang sejuk, agak mendung, di hari libur dan kamu duduk di jendela menatap daun-daun di pucuk pepohonan sambil membaca novel dan menghirup secangkir kopi panas yang masih mengepul… Sedap betul! Seperti itulah gambaran pagi yang bahagia buat saya.

Sekarang ngopi sudah menjadi kebutuhan sehari-hari saya, bahkan ditengah jadwal kerja yang padat. Justru saat sibuk gitu, di jam-jam nanggung sekitar jam 9-10 pagi, saya sering pengin ngopi.

Minum Kopi Paling Tepat Jam Berapa?

Kata sebuah penelitian di Amerika, waktu yang paling tepat untuk meneguk secangkir kopi adalah antara jam 9.30 hingga 11.30 pagi, karena kafein berinteraksi dengan hormon penting dalam tubuh, yaitu hormon kortisol, yang akan membantu meregulasi jam internal tubuh serta meningkatkan kewaspadaan.

Secara alami, hormon kortisol tubuh normalnya berada pada titik yang tinggi sesaat setelah bangun tidur, dan akan bertahan hingga beberapa jam. Puncaknya terjadi sekitar jam 8 – 9 pagi, lalu menurun. Nah, disaat inilah asik untuk ngopi!

Saya mulai suka ngopi sejak kuliah, untuk menjaga mata agar tetap melek saat harus menggarap skripsi. Dulu saya nggak terlalu peduli kopi yang saya minum bijinya seperti apa, dari mana dan apa manfaat biji kopi (yang bagus) bagi tubuh. Satu hal yang saya tahu waktu itu, kopi membantu saya menahan kantuk demi skripsi yang sudah berbulan-bulan belum selesai karena ditinggal kerja keliling Indonesia.

Beda Kopi Hitam dengan Kopi Hijau?

Sejak kecil saya melihat biji kopi di pasar semua berwarna hitam. Jadi dulu saya kira semua kopi berwarna hitam karena harus dipanggang (roasting) dulu, seringkali sampai gosong, sebelum digiling.

Proses roasting menggunakan suhu tinggi menyebabkan perubahan kimiawi yang terdapat di dalam biji kopi. Kalau sudah dipanggang, biji kopi akan mengeluarkan aroma sedap seperti kopi hangat yang dihidangkan dalam cangkir. Tentu berat biji kopinya juga berkurang karena kadar airnya sudah berkurang, dan bila digigit teksturnya juga menjadi renyah.

Baru belakangan saat kedai-kedai kopi semakin marak, saya jadi terusik mencari tahu soal kopi, dan menemukan bahwa biji kopi yang belum dipanggang sebenarnya berwarna hijau, teksturnya lembut dan kenyal. Malah kalau biji kopi disimpan dalam kondisi yang masih hijau dan berkilau, biji tersebut dapat disimpan tanpa harus takut kehilangan kualitas atau rasanya.

Jadi Pilih Yang Mana?

Nah, kalau kopi hijau sudah diproses juga, namun tidak dengan cara dipanggang sampai gosong, sehingga manfaat kesehatan biji kopi masih tersisa, tidak habis terbakar. Jadi manfaat kopi hijau ini antara lain:

  • Lebih banyak anti-oksidan
  • Membantu menurunkan berat badan
  • Meningkatkan mood
  • Menurunkan resiko penyakit Alzheimer
  • Menurunkan tekanan darah
  • Meningkatkan metabolisme
  • Membantu mencegah penuaan dini

Ada beberapa tahap pemrosesan berbeda yang dilewati oleh kopi hijau ini. Salah satu brand kopi hijau yang baru-baru ini saya temukan di minimarket adalah Nescafe green coffee blend, yang tidak melewati proses pemanggangan dan kopinya sudah diracik, dicampur dengan kopi yang sudah dipanggang juga, supaya rasanya tetep enak.

gelas-kopikopi-robusta-lampungnescafe-world-1

Dulu saya pernah mencicipi kopi hijau yang belum dipanggang, dan ketika disebuh ternyata memiliki aroma yang mirip seperti rumput. Saya masih bisa merasakan rasa asam dan pahit dalam seduhan kopi hijau tersebut, tetapi aroma dan sensasi nikmatnya memang beda dengan kopi yang sudah dipanggang.

Jadi meracik kopi yang sudah dipanggang dengan biji kopi hijau adalah ide bagus karena aroma dan rasanya tetap sedap, sementara manfaat kopi hijau juga masih bisa kita dapatkan. Sedap betul…

Nescafe green coffee

Demi alasan kepraktisan, Nescafe green coffee blend yang sudah meracik kopi hijau+kopi panggang dengan krimer dan takaran gula yang pas bisa menjadi pilihan saat butuh ngopi disela-sela kejaran deadline. Tersedia dalam kemasan sachet 20 gram, Nescafe green coffee blend sungguhlah praktis dan nikmat karena tinggal diseduh dengan 150 cc air panas. Pakai cangkir kecil seperti di foto ini, jangan pakai mug besar karena rasanya akan hambar kebanyakan air.

Jadi, sudahkah kamu ngopi hari ini?

 

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

22 thoughts on “Manfaat Kopi Hijau

  1. Green coffee, tapi kalau diseduh kok warnanya coklat ya…. hmmmmm….

  2. makasih infonya , aku bukan penggemar kopi

  3. Belum sih yang ijo, tapi yang item selalu olwes. Udah lama sayah ngupi Nescafe Clasic. Takarannya pas dan selalu ada di mana-mana
    (hotel, pesawat, lounge, KA) sejak dari dulu. Nescafe emang kasohor.

  4. Setelah trend teh hijau sebagai gaya hidup sehat, kopi hijau sepertinya bakal menyusul ya, Mbak. Aku juga baru tau aslinya biji kopi itu ga item 🙂

  5. Krucilsku nih mba yg lg suka segala hal tentang green tea

  6. Biasanya teh hijau, sekarang kopi hijau. Pasti unik rasa kopinya nih, banyak manfaatnya juga.

  7. Anggapan aku dl juga sama, aku pikir semua biji kopi sama aja. Ternyata oh ternyata semua proses itu panjang ya…

    Soal kopi hijau nescafe ini…aku penasaran pengen beli. Pas kemarin ke supermarket malah g ada stoknya. Batal deh nyobain….

  8. Nescafe green coffee blend yang sudah meracik kopi hijau+kopi panggang dengan krimer dan takaran gula yang pas —> ngga kemanisan mba rasanya? Masalahku sama kopi mix instan tu biasanya kemanisan. tapi lom pernah nyoabain yang green coffee blend ini sih.

  9. nice info! Qu baru tau loh kenapa dinamain green coffee. Kirain semacam green tea gitu-gitulah. Si kopi hijau ini bakal jadi tren kayak green tea gitu ngga ya?

  10. Menarik banget postingannya soal kopi hijau! Sebagai orang yang butuh ngopi kalau lagi banyak meeting dan banyak deadline, kayaknya menarik utk dicobain nich mba. semoga harganya merakyat ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s