BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Lebih Bersih, Lebih Segar Di 2017

44 Komentar

Salah satu resolusi saya tahun ini adalah membereskan beberapa ruangan di rumah. Kesibukan beruntun di tahun 2016 membuat saya kurang memperhatikan tumpukan kertas, buku, baju, dan benda entah apa di pojok kamar yang seharusnya bisa dirapikan agar lebih bersih, ringkas, dan enak dipandang.

Cita-cita saya dari dulu ingin punya ruang keluarga yang lapang, jendelanya lebar sehingga udaranya selalu bersih dan segar. Rumah sebagai tempat istirahat tentu paling menyenangkan kalau punya udara bersih dan segar. Biar penghuninya sehat semua.

living room that I wish to have :)

Living room idaman saya kira-kira kayak gini nih! Dilihat aja udah kerasa bersih dan segar kan?

Oke, kita berhenti berkhayal. Tinggalkan living room idaman, dan kembali pada realita ruangan di rumah yang berantakan dan banyak nyamuk. Lalu gimana cara beresinnya?

Saya sudah agak lama mendengar soal keajaiban Konmari Method, sebuah metode untuk beres-beres barang agar lebih well organized. Cara mensortir dan menyimpan barang ala Marie Kondo ini tampaknya cukup menjanjikan. Katanya sih harus mulai dari clothing item dahulu, baru merambah ke buku dan kertas, perabotan dapur, toiletries, lalu terakhir memorabilia (semua benda yang punya kenangan khusus buat kita).

neo squadDari pada jadi sarang nyamuk, mending beberes yuk!

Clothing items ini termasuk baju, tas, syal, kaos kaki, baju dalam, sepatu, topi, dan semua yang kita dipakai di badan. Banyak ya? Hahahaha… Apa lagi buat perempuan dengan dua orang anak seperti saya, jadi beberesnya untuk tiga orang sekaligus! Eits, tapi tentunya saya akan mengajak anak-anak untuk beberes bareng. Mereka pun harus membereskan barangnya masing-masing. Let’s consider this a fun game!

swastika-nohara-sabai-adelineWe’re the Konmari Warriors!

Semua clothing items itu dikumpulkan jadi satu, lalu saya harus:

  1. Mensortir barang. Bukan berdasarkan kita masih butuh atau nggak. Bukan. Tapi setiap barang kita bayangkan lagi dipakai, terus kita tanya pada diri sendiri: Does this spark joy? Apakah kita merasa gembira ketika memakainya? Kalau iya, keep. Kalau tidak, sisihkan untuk didonasikan.
  2. Pas mensortir harus kejam. LET IT GO, kalau kata anak saya sebagai penggemar film Frozen. Biar nggak banyak barang yang numpuk. Karena tumpukan barang cenderung jadi sarang nyamuk.
  3. Barang yang kita keep harus dilipat rapi dan disimpan dalam posisi vertikal. Every item must have a home, katanya.

Kalau barang-barang udah rapi, tahap selanjutnya biar sirkulasi udara makin bersih dan segar adalah menempatkan air purifier di dalam ruangan. Dari hasil browsing, pilihan saya jatuh ke Sharp air purifier karena dia tidak hanya menyaring udara kotor tapi juga menggunakan teknologi plasmacluster yang bisa menonaktifkan virus, bakteri, jamur dan bau tak sedap sehingga udara dalam ruangan menjadi lebih bersih, segar dan sehat.

mosquito

Tak hanya memurnikan udara, alat ini juga bisa menangkap nyamuk! Jadi dia dilengkapi UV light yang bisa menarik nyamuk mendekat, lalu nyamuknya tersedot dan menempel di sticky sheet. Sekarang saya mengerti kenapa namanya Air Purifier with Mosquito Catcher atau Penjernih Udara dengan fungsi penangkap nyamuk. Buat warga Jakarta yang banyak nyamuk, fitur ini penting banget! Seneng banget kalau kamar bisa bebas nyamuk tanpa harus menyemprokan bahan kimia kan. Happy!

Setelah browsing dan membandingkan beberapa OL shop, saya menemukan harga bagus di sini. Diskonnya lumayan banget, harganya hanya tinggal 2,299,000 setelah diskon. Asik! Demi lebih sehat dan lebih segar di 2017, kesempatan ini harus ditangkap!

Kalau kamu, apa saja resolusimu di tahun 2017 ini?

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

44 thoughts on “Lebih Bersih, Lebih Segar Di 2017

  1. Hehehe…ada selipannya di ending. Bagus juga. Bersih sehat bebas “Tungau” yang membuat rasa gerah bahkan gatal dalam ruangan. Apalagi di vacum cleaner sela-sela semua. Beda banget rasanya. Perlu pelengkap purivier? Cari aja di toko terdekat 😀

  2. Wah, alat pengusir nyamuknya bikin mupeng. Apalagi ada plus-plusnya buat segarkan udara. Maklum belakang rumah jalan tol. Polusinya tinggi. Makasih ya infonya, jadi penggen bikin resolusi nabung buat beli air purifer ini….:)

  3. Manja nich ngusir nyamuk, jadi gw ngak perlu oles2 soffell lagi tiap malam

  4. Kalau pakai air purifier ini ruangannya mesti pakai AC atau bisa tanpa AC? Ukurannya semoga nggak terlalu gede biar nggak makan tempat. Kayaknya boleh juga nih buat dicoba, meski sekarang udah masuk musim hujan sik sebenernya.

  5. Wah menarik juga nih produknya, cocok buat yg tinggal di jakarta dan kota2 yg banyak nyamuk! Harganya berapaan kak??

  6. Wah menarik juga nih produknya, cocok buat yg tinggal di jakarta dan kota2 yg banyak nyamuk!

  7. Duh, dikit lagi kebeli nih (y)

    Salam,
    Oca

  8. Iya ayo semua beli, belinya di Bhinneka.com ya sesuai link yang dikasih di atas.

    Mestinya ikut sekalian refferal program dari bhinneka jadi dapat poin 😀

  9. Duh, mau beresin kamar dan rumah kayaknya beraaat banget. Anakanya hoarder dan suka melankolis, jadi suka nyimpen-nyimpen barang gak tega mbuang, padahal udah gak dipake. Harus belahar sama Elsa nih emang.. 😐

  10. Nah itu… Sortir barang kadang bikin anak-anak baper, jadi bingung.
    Btw air purifiernya boljug nih, pas banget lagi nyari, eh baca review ini…

  11. Mba Tika, ini ganti lay out blog kah? Apa aku yang baru ngeh? Aku suka gini, simple enak buat dibaca. Lafff!

  12. Aku masih dalam proses baca buku Konmari itu. Semoga bisa dipraktekan :))

  13. Udah nyoba konmari method utk setengah rumah, pegel luar biasah…

  14. Aku dah lama naksir purifier ini nih…

  15. Sambil beres2 trus itu koper orange manggil2 ngajak jalan lagi, bisa2 beres2nya gak beres2 hahaha

  16. Rumahku belakang kebun. Nyamuk ini dah lah, nyamuk kebun yg gede n klo dah gigit bhayy… emosinya ga kelar”.

    Kubutuh purifier ini nampaknya. Makasih kak infonya 😘😘

  17. Wah, rumahku belakang kebun. Nyamuk dimusim panas itu kejamnya poll. Kubutuh purifier ini nampaknya. Baiklah!! Bucket list item tahun ini sudah di kukuhkan! Makasih kak infonya 😘

  18. Setuju! Perih. Cuma kalau aku perih seperti pas sariawan ketemu sambel. Hihihi…
    Mari, kita mulai Konmari…

  19. Aku baru melakukan Konmari!! Pakaian dan Buku2, stationerynya yang belum. Kira – kira ngasih 6 kantung besar penuh ke charity shop model salvation army gitu mba. Wah menyenangkan sekarang, bisa kelihatan pakaian2ku.

  20. Kayaknya aku sudah melakukan Konmari Method itu pada saat.. pindahan. Haiya, kenapa ya yang keinget duluan buat diberesin itu emang baju-baju dulu, barulah beresin lemarinya. Baru buku-buku.. ihh, bener banget harus diselamatkan duluan. Barulah yang lain :p (kenapa panci nggak pernah terasa penting ini yhaa)

  21. Aku udah pake purifier itu gara gara ngeri Trah pas lahiran dikerubungin nyamuk :)). Untuk Konmari method, aku belum mampu. emotional attachment aku ke benda2 lumayan gede, udah berkurang jauh sejak nikah (karena suami orgnya Zen ga suka banyak barang) hahaha.

  22. Konmari Method itu menantang sangat ya
    Melepaskan barang-barang semacem nyabutin bulu kaki, perih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s