BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Mewujudkan Rumah Singgah Kreatif

27 Komentar

Masih ingat mimpi yang saya tulis di blog post sebelumnya soal hasrat terpendam membuat rumah singgah kreatif? Jadi saya punya mimpi bikin rumah singgah di mana anak-anak dan remaja jalanan bisa bernaung. Tak hanya kebutuhan sandang, pangan dan papan, tapi juga ada pelatihan videografi dengan alat sederhana, misalnya pakai kamera prosumer bahkan ponsel.

Kenapa videografi? Karena itu yang saya bisa dan biasa kerjakan, tentu bersama tim. Videografi juga sebuah medium yang lengkap untuk mengasah kreatifitas dan team work. Videografi disukai anak-anak muda, fun serta ke depannya tren konten memang mengarah ke konten audio visual dan sangat bisa dimonitize.

Begitu loh… Menurutmu gimana? Menarik kan?

Nah, minggu lalu saya submit mimpi bikin rumah singgah kreatif itu di website ini karena katanya mereka punya wish wizard yang dibuat berdasarkan niat baik membantu mewujudkan mimpi orang-orang biasa seperti kita ini, yang kemampuan finansialnya belum sekenceng Bill Gates. Kapan yah bisa bikin yayasan kayak punya Bill dan Melinda Gates? Oke ini jadi mimpi berikutnya deh.

Kembali ke topik soal rumah singgah kreatif, ternyata wish wizard di website itu beneran kasih saya jawaban! Kayak gini responnya:

 Dan inilah jawaban kami

Hi Swastika! Memang betul, kita perlu banyak tempat berkarya dan berkreatifitas bagi anak-anak muda lainnya, supaya mereka bisa mempelajari berbagai skill baru sebagai modal hidup mereka selanjutnya. Kita dukung mimpi kamu!

Mungkin kamu bisa memulai bikin rumah singgah ini dengan menyewa tempat dengan lokasi dan space yang cukup. Tak ada salahnya untuk pertimbangkan fasilitas HSBC Personal Loan untuk keperluan sewa tempat ataupun peralatan penting lainnya, karena kamu bisa mencairkan dana tunai hingga Rp 125 juta dengan bunga 1,2%.

Nah, memang bener juga, setelah punya lokasi tentu selangkah lebih mudah mewujudkan mimpi bikin rumah singgah. Soal lokasi ini perlu disurvey dengan seksama, mesti cari di area yang dekat tempat anak-anak dan remaja jalanan nongkrong.

Dulu sih, beberapa tahun lalu pas ada kerjaan bareng sebuah production house yang membuat saya berinteraksi intens sama remaja jalanan, saya sempat sering main ke sebuah rumah singgah di kawasan Pisangan Lama, Jakarta Timur. Rumah singgahnya sederhana, dalam arti memberikan basic needs penghuninya, semacam makan, mandi, tidur di kasur dan tempat berteduh kala hari hujan. Melihat lokasi dan kondisi rumahnya, harusnya harga sewa rumah di lokasi semacam ini tidaklah terlalu mahal.

Sesudah menghitung sewa rumah, saya perlu memperhitungkan apa lagi ya?

List saya begini:

  1. Biaya listrik, air dan iuran RT/RW tiap bulan
  2. Biaya belanja tiap bulan
  3. Mungkin butuh menyiapkan sedikit furniture? (white board, spidol dll)
  4. Perangkat buat shooting dan editing

Cukup banyak ya? Hehehe… Khusus buat point nomor empat sepertinya saya akan mengandalkan barang-barang yang sudah ada di kantor dan tidak terpakai lagi, misalnya ada handycam 3 CCD yang sudah lebih dari tiga tahun nganggur sejak ada camera DSLR. Laptop buat ngedit juga begitu, memanfaatkan barang yang selama ini banyakan nganggur. Kalau ada yang mau nyumbang barang bekas pakai yang sudah tak terpakai tapi masih bisa dipakai, boleh lho… ehm!

Lalu yang masih PR adalah menyusun anggaran buat operasional dan mengumpulkan dananya. Saya sih belum punya pengalaman mengelola rumah singgah, rasanya perlu berguru pada yang sudah pernah melakukannya. Hmmm… artinya next step saya harus tanya kanan-kiri dan berguru pada teman-teman.

photogrid garuda19 tarkam

Memang perlu banyak kerja keras untuk mewujudkan mimpi rumah singgah kreatif ini. Tapi mumpung masih mudah nih, kalau tidak #StartSekarang, kapan lagi?

Btw, kamu punya mimpi apa? Boleh loh masukkan mimpimu ke website ini dan lihat gimana respon wish wizard agar mimpimu selangkah lebih dekat ke kenyataan! Sssst…. ada hadiah voucher mingguan senilai IDR 300.000 bagi 3 orang tiap minggunya yang submit mimpi, berlaku hingga 14 April 2016 dan ada Grand Prize berupa 3 mimpi akan diwujudkan.

Kalau kamu, punya mimpi apa? Traveling keliling dunia mungkin? Umrah, Haji, ke Vatikan atau apa?

 

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

27 thoughts on “Mewujudkan Rumah Singgah Kreatif

  1. Sy tertarik, bagi saran dan trik nya dong

  2. Keren idenya!!! Pasti akan diwujudkan dg bantuan dari HSBC kak?

  3. benarkah mimpi ini akan diwujudkan oleh HSBC atau oleh Anda?

  4. I have a dream of making a similar workshop place, but what we do is making art and craft with woven fabric. Do you think that hsbc website can help as well?

  5. Sangat menarik idenya…. Itu aku klik linknya ke website HSBC. apa harus pakai HSBC ya utk mewujudkan mimpinya?

  6. Menarik nih! Aku mimpi mau keliling Indonesia sampai ke daerah-daerah terpencil gitu. Kapan yah terwujud?
    Mimpi kayak gitu bisa diisikan ke wish wizard gak?

  7. Punya mimpi pengen banget traveling keliling dunia. moga aja suatu saat bakal kesampaian. doain ya mbak 🙂

  8. Keren impiannya, moga bisa terwujud ya 🙂

  9. Mimpi pengen keliling dunia. Ehhmm sama buka usaha kali ya. Bosen jadi Peenes terus 😆

  10. Mbakk.. Link wish wizzard-nya ga bisa dibuka 😦

  11. keren juga ada wish wizard! Bisa berlaku buat semua mimpi? Termasuk mimpi masuk surga? Hehehe…Anyway, Good luck!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s