BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Menyelami Aquarium Raksasa Di Jepang

36 Komentar

Mau menyelam tanpa tabung oksigen, tanpa latihan dan bisa langsung nyebur ke dasar Samudera Pasifik? Di sini tempatnya! Sudah jauh-jauh ke Jepang tapi nggak ke Osaka itu rugi. Lebih rugi lagi bila sudah jauh-jauh ke Osaka tapi nggak mampir ke Kaiyukan alias Osaka Aquarium. Terletak persis di tepi laut, aquarium ini adalah yang terbesar di Jepang, terdiri dari 8 lantai dan pengunjung dibawa menyelaminya dengan berjalan memutar dari lantai paling atas hingga lantai dasar. Kali ini menyelamnya gak usah pakai scuba, wet suit apalagi kaca mata selam. Pakai baju biasa sama sendal jepit juga bisa! Mantap kan?

Kaiyukan ini memperlihatkan kehidupan laut dalam 15 tanki, masing-masing menunjukkan bagian yang berbeda dari samudera Pasifik. Akuarium utama ada di tengah, menggambarkan laut Pasifik dengan kedalaman akuarium 9 meter dan tempat hidupnya hiu paus (ada di kumpulan foto kedua). Kedua anak saya jelas seneng banget di sini! Mereka sangat antusias sejak masuk disambut kawanan berang-berang (otter) lalu ada kawabab penguin, lalu di setiap section bisa menstempel buku dengan macam-macam gambar satwa laut. Ulah kawanan penguinnya lucu banget, kayak nonton film March Of The Penguin tapi life show gitu.

Kami sempat berpapasan dengan rombongan anak SD dipandu gurunya, mereka asik mengamati dan mencatat. Seru juga ya jadi siswa SD di Osaka, bisa belajar biota laut dengan kondisi seperti aslinya tanpa perlu belajar menyelam… Ada tanki dugong yang setelah selesai berjalan spiral ke lantai dasar, ternyata kita bisa menyentuh dasar tangkinya, seolah-olah menyapa penghuninya. Agak susah saya lukiskan dengan kata-kata, yang jelas arsitek tempat ini canggih banget, bisa membawa pengunjung berjalan nyaman sambil mengamati ulah satwanya dari samping, lalu dari bawah (dasar tangki kaca).

Osaka kaiyukan

Osaka kaiyukan1

Osaka kaiyukan crab

Saya terpesona oleh penampakan semacam kepiting berkaki panjang itu. Kayak alien, imut sekaligus serem. Kata adik saya, enak kalau dimasak dengan saos tiram. Pas saya mengagumi kepiting ini, tiba-tiba anak kecil berusia 3,5 tahun itu bertanya,

“Kenapa kaki kepitingnya kurus banget? Dia kebanyakan jalan ya?”

Saya mesti jawab apa coba?….

Menuju Kaiyukan cukup dengan naik subway Chuo line, turun di stasiun Osakako lalu jalan kaki ikuti papan petunjuknya. Tiket masuknya 2300 yen dan buka dari jam 10.00 hingga jam 20.00. Tapi sayang juga sih kalau seharian berada di tempat ini. Masa gak pengin jalan-jalan ke tempat lain? Misalnya ke Osaka Castle yang pernah saya posting di sini.

Secara umum Osaka sangat menyenangkan untuk dijelajahi dengan berjalan kaki atau naik sepeda. Trotoarnya luas, bersih dan indah. Berjalan kaki memang membakar kalori, tapi waspadalah terhadap godaan abang-abang penjual jajanan alias street food yang sangat menggiurkan! Menyantap takoyaki sepincuk (bahasa Indonesianya sepincuk apa ya?) kan kalorinya sudah lumayan tuh 🙂

Osaka street

Soal transportasi selama di Jepang, biaya naik Shinkansen, subway-nya dan tips hematnya, semua pernah saya posting di artikel ini. Soal budget ke Jepang, abis berapa? Gambarannya pernah saya posting di sini. Soal itinerary selama di Tokyo juga pernah saya tulis di sini, waktu main ke museum Doraemon pun pernah ditulis, nonton turnamen sumo juga ada. Jadi, kamu pilih yang mana?

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

36 thoughts on “Menyelami Aquarium Raksasa Di Jepang

  1. Ping-balik: Onta Ompong Di Batu Secret Zoo – About life on and off screen

  2. Ping-balik: Tokyo In Five Days: Part 2 | About life on and off screen

  3. Saya juga pernah ke kaiyuukan. suka sama hiu tutulnya. aquarium tuh menenangkan ya …

    selanjutnya ke churaumi aquarium di okinawa deh… dobel epic nya 😀

    tapi sepertinya lebih mantap diving di Indonesia sih… pengen saya ..

  4. Aaaaaaah, itu, pinguuuuiiiin :3 unyuuu banget pinguinnya 😀 eh enggak, semuanya yang ada di aquariumnya bagus semua :’

  5. Wah super sekali!!! Ini indoor ya?

  6. Lagi nabung biar bisa ke sanaaaa 😀

  7. kak aku mau ktemu sisuka yang udah gadis dimana yak?

  8. Menarik sekali ceritanya. Salam kenal ya.

  9. Itu kepitingnya ada jg di sea world ancol mba..tp yg versi gede bgt, dan katanya, enak bgt emg kalo dimakan… dagingnya manis… 😀 liat biota2 laut gini, aku lgs kebayang ama seafood emg 😀

  10. Kapan ya bisa ke sini >.< mauukkk

  11. waaahhh…. jadi pengin ke sana!! Enaknya di musim apa ya?

  12. Tika lengkap buanget infonya, tinggal tunggu jjs kamu ke buya..

  13. Whoaa ada penguinnya juga >,< lucuu~ tapi tiket masuknya mayan juga…. 2300 yen 😐

  14. anak2 sd di sana study tour nya udah pake nyatet2 segala yaa….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s