BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Balada Kerja Malam

49 Komentar

Seberapa banyak di antara teman-teman yang harus sering kerja malam, baik itu karena kerja dalam sistem shift atau karena lagi banyak load-nya? Waktu masih jadi reporter berita di TV swasta, saya dulu pernah… (pernah apa?) kerja shift, di mana tiap 2 minggu sekali kena shift malam 2x berturut-turut, lalu besok paginya libur. I’m grumpy when I’m sleepy. Dan saya kira masa-masa begadang itu akan berakhir sejak saya memutuskan untuk bekerja sebagai penulis freelance. TERNYATA SAYA SALAH!

Selama lima tahun lebih sejak saya bekerja freelance, sambil terus ngeblog, ternyata frekuensi kerja malam saya malah nambah, termasuk ketika nulis artikel ini. Hahahaha… Ada yang senasib? Kadang kerja malam memang harus dilakukan karena ada deadline; kadang karena siang harinya harus meeting atau mengurus keperluan lain.

Kerja malam tidak selalu berarti begadang tanpa tidur semalaman sih. Saya nggak kuat begadang, sejak dulu, sejak masih mahasiswa sekalipun. Kuat sih melek semalaman, tapi terus besok paginya bakal kayak zombie, bisa jalan tapi nggak bisa mikir! Jadi kerja malam saya adalah bekerja produktif sejak pukul 21.00 sampai sekitar pukul 1 dini hari, terus tidur sampai sinar matahari menerobos melalui jendela esok paginya. Cuma kerja selama empat jam, tapi kalau kita fokus, bisa sangat produktif. Pertanyaannya adalah, gimana caranya agar waktu yang empat jam itu bisa produktif?

Bikin mental plan apa aja yang mau dikerjakan, semacam lamunan bahwa malam ini mau ngerjain A, B, C gitu. Kalau cukup rajin, bisa ditulis menjadi semacam To-Do list dan ditempel pakai post-it di meja. Saya sih seringnya dilamunkan aja. Kalau banyak banget baru ditulis menjadi list.

Bikin target apa saja yang harus bisa selesai malam ini. Penting, targetnya harus konkret dan realistis. Jangan kayak, “Selesai 1 bab novel baru, 50 halaman,” bisa frustrasi sendiri… Misalnya, “Selesai 1 blog post tentang trip ke Pulau Alor dan foto-fotonya,” nah itu realistis dan bisa banget diwujudkan.

Sediakan sebotol air putih di meja kerja. Sebuah penelitian menyebutkan otak manusia bekerja lebih optimal bila selalu terhidrasi. Alasan lain, rasa haus membuat kita pengin ambil minum ke dapur, terus buka kulkas, terus tergoda liat cemilan atau malah jadi masak mi instan… laaaah… kapan kerjanya? 🙂

Pastikan kamar atau ruang kerja bebas dari nyamuk. Dulu saya sering pakai lotion anti nyamuk yang dioles di kulit. Memang sih nggak digigit nyamuk, tapi tetap saja saya terganggu dengan suara dengung nyamuk yang terbang di kamar, dan ini ngeselin. Tapi sejak saya mengenal One Push Vape (OPV), saya udah nggak terganggu dengan urusan nyamuk.

vape blog photo

One Push Vape ini ampuh membunuh nyamuk (dan lalat) hanya dengan 1 kali semprot tanpa perlu menyemprot dengan banyak gas seperti aerosol pada umumnya, demi menghindari iritasi hidung dan tenggorokan. Kemasannya kecil, mudah disimpan (nggak makan tempat), praktis dibawa traveling dan bisa dipakai 30 hari, dengan pemakaian 1x semprot per hari. Jangan kuatir, satu detik semprot ini cukup untuk 10 jam, efektif di ruangan ukuran 3×3 meter.

Selain aroma orange seperti yang saya coba sekarang, ada aroma lemon dan green tea, dalam kemasan yang cukup untuk 30, 60 dan 90 hari sesuai kebutuhan kita. OPV menggunakan bahan aktif Phyrethroid yang aman dan ukurannya yang mungil membuat OPV praktis dibawa traveling. Apalagi kalau ke daerah tropis, jelas perlu semprotan nyamuk.

Jadi, gimana teman-teman? Udah siap bekerja malam hari? Masih ada yang bilang malam-malam nggak bisa produktif? Nggak lagi dong ya.

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

49 thoughts on “Balada Kerja Malam

  1. Aku jam 8 malam uda molor, berharap bangun jam 2 pagi trus lanjut kerja alias browsing. Cumak malah bablas sampek subuh! Hihihi 😛

  2. Vape aroma green tea? Yg gw tau rasa greentea …. Emang green tea aromanya gimana ya?

  3. Waktu terbaik kerjaku malam kak..jadi dah bisa jadi anak malam. Sejak pension mangkal di bandara dulu Semarang mangkalnya dirumah aja.

  4. Wahh, saya kerja tapi kerjanya melek malam mak, tertama klo habis donload Kdrama hahaha, *dilempar OPV*

  5. Yang pasti jangan kerja di kasur sih, kalau gak bisa sering ketiduran kayak aku. 😆

  6. Apakah obat nyamuk ini juga bisa dipakai untuk outdoor, misalnya saat camping begitu?

  7. dulu pas msh kerja di kntor yg cab pd indah, srg bgt plg malam..mungkin krn cab yg di sana termasuk besar… tp sjk rotasi k cab yg lbh deket rumah, udh jrg sih mba… apalagi demi yg namanya efisiensi biaya, kantor udh ngelarang lembur ampe lwt jam 8… kalo mw lwt dr itu bisa aja, tp approvalnya hrs level atas, yg mana susah bgt didapt ;p

    ada bgsnya jg sih….krn di kntorku mentingin bgt yg namanya work-life balance… besyukur aja slama ini dpt CEO asing yg mikirin bgt2 kesejahteran karyawannya 🙂

    • Bagus tuh! Emang tidak semestinya sering2 lembur sampe malam di kantor agar masih punya social life & family life yg bagus. Tp klo di Jakarta waktunya habis di kemacetan jalan ya?

  8. refreshing ngeblog-main game-blog-main game ……

  9. Kerja malem itu jamannya masih kuliah, ngerjain tugas skripsi. Sekarang-sekarang ini terkadang ngeblog tapi kebanyakan main gamenya 😀

  10. Makasih tipsnya yaa mba.. Aku jg tipe orang yang lebih seneng aktifitas malem eh lebih tepatnya sih lebih produktif waktu malam. Ngantuk sih tapi gimana yaa..

  11. Mbak, ini ceritanya ngiklanin Vape ape gimane? 😀 Tapi iya sih, penulis=kerja malam.

  12. Sekarang agr aku gak kebingungan mau ngerjain apa aja di hari ini, aku nulis di agenda dan nempelin sticky notes di dinding kamar dekat pintu. Jadi inget jadwal. Lumayan efektif untuk ngurangin waktu begadang. 😀

  13. ngga pernah kerja malam sih tapi bergadang nonton bola sih sering…hehehe…

  14. Wah Makasih banyak Tik. Gw juga sering banget kerja malam akhir-akhir ini. Siang ngantor, jadideh malemnya ngeblog. kerja juga karena banyak harapan dicurahkan untuk blog. Makasih Ya! 😀

  15. Justru saat yang lain udah pada tidur,disini mah masih kerja malam 1.lebih tenang, 2.pikiran tenang fokus sama kerjaan, 3.banyak inspirasi. Kerjaan juga gak bisa ditebak, kapan dtgnya, selagi bisa untuk dikerjain ya mau nggak mau harus begadang, dari pada nunda yg ada nanti malah ngerepotin diri sendiri.

    Tapi ya tetep mba makanan itu harus ada disamping, begadang kalau perut kosong malah ngeri nanti

  16. Tips menarik…sekalian nambah – snack…hahaha..ini lumayan penting. Sialnya ya, begadang buat kerjaan-ku biasanya susah deh relax-nya. Stress banget karena biasanya deadline itu jam 12 malem. Untungnya sih belakangan ini udah mulai berkurang begadang buat kerjaan..selamat begadang yaww..

  17. aku jarang malah sering begadang tidak jelas

  18. Kerja malam? Itu aku banget…tapi dulu ketika masih perlu bawa pulang kerjaan ke rumah. Tapi entah kenapa ya aku lebih konsen kalau kerja di malam hari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s