BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Momen Wow Si Kecil: Pentas Pertama

16 Komentar

Suatu pagi tiba-tiba anak saya yang kecil, si Adek, bilang, “Aku jadi bayi kelinci!” Dia berkata begitu sambil menekuk telapak tangannya di depan dada dan meloncat kayak kelinci. Okesip! Saya sih nggak heran, karena setiap hari dia mengklaim dirinya sebagai bayi binatang yang berbeda-beda. Hari ini bayi hamster, besok bayi sapi, kambing, ayam, gajah, kodok sampai bayi kecoak! Saya biarkan saja dia bermain-main dengan imajinasinya, malah saya encourage, misalnya pas dia jadi bayi kodok, maka saya ajak dia melompat seperti kodok menuju kamar mandi, biar dia semangat mandi pagi. Saya nikmati aja, karena ini adalah salah satu momen tumbuh kembang si anak yang tidak akan terulang lagi.

Saya cukup penasaran apa yang membuat si Adek berimajinasi dia adalah bayi kelinci. Ternyata setelah proses penyelidikan obrolan yang panjang, ini bermula dari latihan pentas ballet pertamanya. Sebagian temannya ada yang berperan jadi kelinci. Sebenarnya Adek ingin peran kelinci itu tapi oleh gurunya dia mendapat peran sebagai kupu-kupu, dan si Adek belum bisa mengungkapkan protesnya.

Akibatnya di rumah dia sering melompat-lompat sambil berseru “Aku jadi kelinci… aku jadi kelinci,” Kakaknya yang sudah kelas 1 SD juga ikutan main, menyebut adiknya ‘bayi kelinci’, menyebut dirinya sendiri ‘kakak kelinci” dan mereka pun membuat ‘rumah kelinci’ dari kardus bekas. Oke sip!
Sabai Adek main

Kadang kalau saya di rumah dan lihat anak-anak bermain yang lucu-lucu gitu, pasti saya foto, kadang saya video-in. Meski cuma pakai ponsel, tapi lumayanlah buat koleksi pribadi. Bagi saya foto-foto tumbuh kembang anak ini penting karena hanya akan dialami sekali seumur hidup. Coba suatu saat nanti kalau si Adek udah gede, udah mau menikah, terus calon suaminya itu saya tunjukin rekaman video pas Adek masih kecil pura-pura jadi bayi kelinci, kayak apa ya reaksi mereka? Oke Tik, mikirnya kejauhan.

Setelah tiga bulan latihan jadi kupu-kupu di kelas balletnya, tibalah saatnya si Adek pentas. Pementasan yang sederhana saja, untuk kalangan siswa dan orang tua siswa di sanggar ballet Sumber Cipta. Tapi bagi anak saya yang masih 3,5 tahun ini adalah moment yang WOW banget, juga buat kami, orang tuanya. Pasti momen ini kami foto dan rekam. Saya pun terkesima melihat si Adek yang kecil mungil, paling muda di kelasnya, masuk ke panggung paling depan dengan langkah yang mantap, lalu menari terus sampai selesai… Dia hafal semua lho gerakannya! Saya nyaris mewek tapi gengsi.
IMG-20140317-WA0003

Saya pasti nggak sendiri. Jutaan orang tua lain pasti juga suka banget memfoto atau merekam momen istimewa anak-anak mereka. Ya kan? Iya aja deh 🙂 Momen tumbuh kembang si kecil ini hanya terjadi sekali seumur hidup, jadi mari kita rayakan, mari kita rekam. Kadang sayang juga rekaman video yang lucu-lucu ini cuma tersimpan di laptop saja. Jadi mumpung ada kontes yang diadakan Frisian Flag ini ikutan deh submit video momen penting tumbuh kembang si kecil! Trus nanti ada event peluncuran Galeri Tumbuh Kembang di mal Kota Kasablanka, Jakarta tanggal 9-11 Mei. Katanya sih bakal ada play ground yang seru gitu deh! Info lengkapnya klik di sini. Ya kali aja panitia melirik video anak saya terus ngajak si anak jadi bintang iklan gitu… emak ngarep. Kalau kalian, momen WOW apa di masa kecil yang paling diingat?

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

16 thoughts on “Momen Wow Si Kecil: Pentas Pertama

  1. Duhhh ga kebayang nanti saya burem2 kya apa klo giliran Eden ya, secara keponakan sendiri aja kyanya bangga bener hahaha… Luar biasa banget proses tumbuh berkembangnya manusia ya, bikin saya takjub ga kelar-kelar.

  2. semoga dokumentasinya menadi kenangan manis di saat si kecil membesar ^^

  3. loh, rambut si adek sekarang pendek? #bedafokus

  4. anak2 kecil itu lutcu2 bingiitt emank, kalo ngelakuin sesuatu yng bener pasti bangga banget rasanya tapi kalo ngelakuin yang salah maah jadi lucu kesannya, jadi nggak ada kata salah deh buat mereka 😀

    • Beneeerr… karena lucu banget itulah makanya bapak-ibunya pada rajin bener ngerekam momen2 spesial bocah-bocah yaaa…

  5. Saking seringnya saya rekam-rekam video, foto-foto aktivitas, entah sudah berapa memory card dan harddisk yang terzolimi 😀 habisan kalo dilihat2 ya jadi flashback gitu, terkenang serunya.

  6. omaigaaatttt, jadi inget ponakanku waktu ikutan lomba drumband .. walopun cuma nari2 pegang bendera tapi bikin speachless… kayanya baru beberapa hari yang lalu masih merangkak 😆

    • Bener!!! Baru kemarin belajar jalan timik-timik, sekarang udah pentas ballet! Cepet sekali waktu berlalu dan aku ngerasa tuwa 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s