BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Roses

18 Komentar

Aku berjalan bergegas menyusuri rel kereta api, meninggalkan kedai bungaku hanya untuk mengejar pria itu. Untung dia sudah tua, kakinya hanya sanggup melangkah perlahan. Karena sangat perlahan, langkahnya bahkan tidak membuat kawanan merpati di jalan beterbangan. Nah, sekarang dia malah berhenti, memungut entah apa dari pinggir jalan. Pria tua itu agak eksentrik. Aku dengan mudah mengingatnya diantara ratusan pelangganku dari seantero Budapest. Meskipun pakaian dan sepatunya tampak agak kumal, dia tak sayang menyisihkan uang untuk membeli bunga. Dia selalu datang menenteng tas plastik dan membeli 3 tangkai mawar pada tanggal 3 setiap bulan. Aku pernah bertanya:

“Your anniversary?”

Dia hanya tersenyum dan mengangguk, tapi tidak sepatah katapun keluar dari mulutnya. Begitu pula di bulan-bulan berikutnya. Setiap melihat pria itu melangkah mendekati kedaiku, segera kusiapkan tiga tangkai mawar merah, yang akan dia tukar dengan uang 900 forint dalam kepingan receh puluhan forint. Begitu terus selama 23 bulan. Hingga hari ini, dia lupa membawa pulang bunga mawarnya. Maka aku mengejarnya untuk menyerahkan mawar yang sudah dia bayar. Aku tak ingin istri atau kekasihnya kecewa.

“Sir, you forgot your roses. Here you are. And say HI to your missus, she must be a lovely lady,”

“Oh, thank you. I forgot things easily these days. Sure, I’d say HI to her for you. My dear Katalin would really be thankful,”

Pria itu menerima mawar yang kuserahkan, lalu meraba dadanya, menarik keluar kalung perak yang melingkar di lehernya. Dia mengeluarkan sebuah leontin berbentuk seperti guci tempat abu jenazah tapi dalam ukuran yang sangat kecil, dengan tutup berulir. Dia mengecupnya dengan penuh kasih.

#PeopleAroundUs | Day 13

The less visited corner of Budapest, Hungary

The less visited corner of Budapest, Hungary

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

18 thoughts on “Roses

  1. mbak dapet aja neh ceritanya 🙂

  2. Ejiyeee… :p Cikiw-cikiwwww…

  3. Ah, tulisanmu bagus sekali mbak. Ngalir dan penuh makna 🙂

  4. Bakat emang nggak bohong… Gabung sama Noni, aku juga siriikkkk…! 😆

  5. bagus banget tulisannyaaaa. akuuu sirikkkkkkk

  6. i always loooooove the way you write, the way you describe something, etc.
    Sincerely, yooooooooour reader :p

  7. i always loooooove the way you write, the way you describe something, etc.

    Sincerely, yooooooooour reader :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s