BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Gusi Sehat Sampai Ke Tokyo

24 Komentar

Yay!!! Tak terasa sudah genap 14 hari saya gosok gigi memakai pasta gigi baru yang asin rasanya. Penasaran? Buat yang udah baca posting saya sebelumnya, pasti udah tau kalau saya berjanji sama diri sendiri untuk mewujudkan #gusisehat 2013. Nah, berhubung saya lagi ke Jepang untuk bulan madu ke-12 maka pasta gigi sahabat baru saya ini saya bawa buat gosok gigi selama perjalanan. Nggak cuma itu, saya juga bawain Parodontax dari Jakarta khusus buat teman-teman saya di Tokyo dan Chiba!
Screen Shot 2013-05-14 at 6.48.51 AM

Selama penerbangan Jakarta-Tokyo yang total 15 jam termasuk 5 jam transit di Kuala Lumpur, saya sempatkan gosok gigi selagi menunggu connecting flight di bandara. Saya selalu membawa pasta gigi dan sikat gigi di tas saat perjalanan panjang. Ini penting karena di perjalanan kan pasti tertidur, jadi begitu bisa ketemu wastafel langsung gosok gigi biar mulut dan nafas segar kembali gitu lho. Parodontax pun saya bawa untuk gosok gigi pas transit di bandara Kuala Lumpur.

Semua berawal dari bercak merah yang sering muncul saat saya menggosok gigi, dulu. Dalam acara Parodontax blogger meet-up dua minggu lalu saya baru tahu kalau gusi berdarah tidak boleh diabaikan karena itu bisa jadi gejala awal adanya radang gusi alias gingivitis. Gusi sebagai rumah gigi jelas harus sehat agar gigi juga sehat dan senyum memikat.

Trus, kenapa sih mesti 14 hari memakai pasta gigi ini? Hal ini akan terjawab ketika teman-teman mencoba Parodontax. Saat pertama kali pasta gigi ini menyentuh mulut dan lidah saya, saya kaget!!! Karena rasanya asin! Ternyata ini karena kandungan garam mineral dan ekstrak herbal di dalamnya. Nah, di kemasannya tertulis, “After 14 days using Parodontax most people liked its unique taste.” Dan persis itulah yang saya rasakan. Setelah memakainya selama 14 hari saya suka rasanya dan sangat suka pada sensasi kesat-segar sesudah memakainya. Rasa segar ini bertahan lama, bisa sepanjang hari gitu. Jadi biarpun di kantor udah meeting, makan siang dll saya masih pede ngobrol jarak dekat dengan orang karena nafas masih segar. Kini setelah saya memakai Parodontax selama 14 hari, gusi saya sudah tidak berdarah lagi saat sikat gigi.

Nah, apa saja yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan gusi?

1. Makan makanan yang bergizi, perbanyak makan sayur dan buah segar. Buah yang baik adalah yang berserat, berair dan matang di pohon. Juga perbanyak minum air putih, selalu minum air putih sehabis makan apapun, termasuk makan permen. Gunanya untuk membasuh mulut dari sisa makanan.

2. Berhenti merokok bagi yang merokok. Nikotin mencemari seluruh rongga mulut, meninggalkan noda kecoklatan di gigi dan membuat gusi jadi berwarna gelap. Padahal gusi yang sehat berwarna pink muda.

3. Hindari memakai tusuk gigi, kalau ada sisa makanan yang terselip lebih baik gosok gigi atau pakai dental floss.

4. Disarankan berkumur dengan mouth wash setelah gosok gigi.

5. Kesehatan gusi terkait erat dengan kesehatan pencernaan. Jadi agar pencernaan sehat, perhatikan pola makan. Variasikan menu makanan dan makanlah teratur. Kunyahlah makanan dengan baik dan nggak usah buru-buru karena pada saat mengunyah, mulut menghasilkan enzyme yang penting untuk membantu pencernaan.

6. Gosok gigi teratur setiap pagi dan malam sebelum tidur dengan Parodontax, pasta gigi yang mengandung 70% bahan istimewa, termasuk Echinacea yang sangat banyak manfaatnya itu. Parodontax diformulasikan khusus untuk membantu mengangkat dental plague alias karang gigi yang bisa menyebabkan radang gusi. Parodontax juga mengangdung flouride yang mencegah cavities atau gigi berlubang. Dengan perlindungan lengkap untuk gusi dan gigi, maka Parodontax dapat dipakai untuk gosok gigi setiap hari. Untuk info lebih lanjut silakan mention mereka di twitter @ParodontaxID ya.

Nah, kalau ini video di kamar mandi ryokan kami di Tokyo. Ryokan itu sebutan buat penginepan ala Jepang, dimana kamarnya pakai tatami dan futon (tanpa tempat tidur) dan disediakan yukata (kimono kasual dari katun, untuk dipakai di kamar tidur atau dalam rumah saja). Kamar mandinya juga ala Jepang, tapi sudah modern. Jadi ada bath tubnya, juga ada 3 bangku kecil dengan shower cuma setinggi lutut gitu! Buat showeran sambil duduk dan merendam kaki dalam air hangat di baskom. Udah deh, dari pada ribet dijelasin pakai kata-kata, tonton aja video yang link-nya ada dibawah ini ๐Ÿ™‚

14 Hari Memakai Parodontax Dibawa Kemana-mana, Sampai ke Tokyo

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys lifeโ€ฆ Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee providedโ€ฆ. So, donโ€™t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Errโ€ฆ in less philosophical words, Iโ€™m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

24 thoughts on “Gusi Sehat Sampai Ke Tokyo

  1. pengen euy jalan-jalan ๐Ÿ™‚

    hehehe salam kenal mbaaa

  2. Aaahhhh kalian kopdaran di Jepang. Pasti ketemu Ivan di Chiba ya? Atau di Tokyo? ๐Ÿ˜€

    Alhamdulillah, ghusiku sehat. Tapi gigiku yg gak gitu sehat ๐Ÿ˜ฆ

  3. aak, mau jugaa jalan2 dibayarin kayak gini ๐Ÿ˜€

  4. #ngiri……mulai merajut mimpi menyusul :)))

  5. Ebuseeeet… Sampai ke Jepang!

  6. Ish Ivan nongol di sini ๐Ÿ˜›

  7. hebat ih dibayarin sampe ke jepang.. mbok ya akuuuu toh tiiiiikkkkk.. akuuuuuu.. gak perlu dibayari sampe canberra deeee.. udah nyampeee.. ditransfer dollar os berapa gitu hihihhi.. *ngikik

  8. Mbaaa, postingan gini nih yg hrs aku skip hihi

  9. Iihhh.. si ivanjadi modelnya mbak dijepang neh ๐Ÿ˜›

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s