BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Foto Samsung Galaxy Camera saat press launching, 10 Okt 2012

A Digital Diary

14 Komentar

Semua orang punya catatan tentang hidupnya, termasuk kamu. Iya, kamu! Kamu pasti masih ingat saat paling membahagiakan dalam hidupmu kan? Kita mencatat hidup kita dalam ingatan, atau benar-benar mencatatnya dalam buku harian, jurnal atau blog. Dulu pas SD sampai SMA saya punya buku harian, walaupun nggak beneran diisi tiap hari. Kamu pernah punya buku harian juga?

Hari gini, disaat supply kertas sebaiknya dikurangi karena kita tidak ingin hutan tropis Indonesia gundul (okay, ini sedikit lebay), digital diary adalah pilihan. Tapi meskipun sudah digital, pulpen tetap penting. Bagi saya pulpen itu semacam tongkat ajaib yang bisa mengubah angan-angan menjadi kenyataan. Lho kok bisa? Iya, soalnya dengan pulpen saya bisa mencurahkan berbagai isi kepala ke dalam tulisan, bisa naskah film, naskah komik, blog post dan banyak hal lain terkait pekerjaan saya.

Nah, buat orang yang suka mengikuti perkembangan gadget macam saya ini rasanya nggak praktis dan nggak hits kalau kemana-mana masih bawa pulpen dan buku tulis. Fungsinya sudah tergantikan dengan tablet, dan yang paling keren saat ini sudah jelas Samsung Galaxy Note II. Saya bilang keren karena G-Note II ini dilengkapi S-pen, stylus yang nyaman dipegang dan punya sejuta fungsi.

S pen apps yang fungsinya banyak banget!

Dibanding generasi sebelumnya, S-Pen yang baru ini sedikit lebih tebal sehingga enak dipegang, dengan ujung dari karet yang bikin gesekannya stabil saat menyentuh layar. Pada saat kita keluarin S-pen ini dari tempatnya di sisi tablet, maka otomatis layar tabletnya membuka ke S-pen homescreen. Dari situ ada berbagai apps menarik yang siap dioperasikan dengan S-pen.

Galaxy Note II ini juga dilengkapi program untuk mengenali tulisan tangan dan mengubahnya menjadi file digital. Ada fitur hand writing email yang memungkinkan kita nulis & ngirim email dengan tulisan tangan, ada hand writing photo sehingga kita bisa corat-coret di atas foto dengan S-pen dan hand writing S-planner dimana kita bisa menulis atau menandai kalender dan penandaan ini bakal tersimpan semua.

Asik kan… Tinggal tulis-tulis, lalu sim salabim…. semua diketikin jadi file word dan tersimpan di digital diary kita. Berasa punya sekretaris pribadi deh! Udah kebayang dengan digital diary ini saya bisa dengan murah menuliskan ide-ide cerita untuk naskah film dan komik yang tengah saya garap, kapan saja dimana saja! Nih tulisan tangan saya dengan S-pen, sentuhan pertama masih agak shaky, tapi makin lama makin stabil dan di baris ketiga sudah mantap tuh!

Tulisan tangan saya dg S pen, nanti lama2 bisa nulis dengna huruf tegak bersambung juga kayak jaman SD dulu :)

Bagi yang suka nonton film pendek atau video dari youtube, screen ratio G-Note II yang 16:9 ini sangat patoet dipoedjikan karena persis screen ratio layar bioskop! Aha! Jadi nonton film di layar gadget ini udah pas banget berasa kayak nonton di bioskop, apalagi kalau sambil makan popcorn dan pegangan tangan sama pacar. #eaaa….

Selain nulis, saya juga seneng memfoto. Nah… soal foto-fotoan itu gadget lain yang tak kalah menggoda, yaitu Samsung Galaxy Camera. Kamera keren ini udah dilengkapi konektivitas 3G/wifi dengan platform android jelly bean, platform yang sama yang dipakai G-Note II. Layar Galaxy Camera ini juga memukau, 4.8″ HD super clear touch display.

Foto Samsung Galaxy Camera saat press launching, 10 Okt 2012

Duh, intinya sih saya jadi tergoda…. tergoda buat membelai tablet yang stylish ini setiap hari. Udah kebayang gitu nulis-nulis ide cerita sambil ngantri ATM pakai gadget keren ini. Pertanyaan berikutnya adalah, dengan batere berkekuatan 3.100 mAh itu, berapa film yang bisa saya tonton tanpa terputus ya?

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

14 thoughts on “A Digital Diary

  1. Zaman udah bener-bener mulai bergeser ya 😀
    *setip-setip kertas kalkir* eh

  2. Baterainya lumayan juga ya udah 3.100 mAh, tapi kalau untuk ukuran gadget terbaru agak nanggung juga, hanya dua kali kapasitas baterai hp android jadul yang saya pakai, mungkin lebih pasnya perangkat ini memakai baterai 4500 mAH keatas jadi bisa tenang kemana-mana tanpa bawa powerbank 🙂

  3. Aku selalu ngiler ngebaca setiap review orang mengenai Gadget yang satu itu, pengen punya tapi gak punya uang. harganya saja lebih mahal daripada Laptop saya. hehe
    tapi, kalau ada yg ngasih juga gak apa2. mbak mungkin? :p

  4. Aku juga mau iniii.. tapi maunya gratis.. 😛

  5. Kalo mbak udah ganti G-Note, itu tablet lamanya buat saya aja ya…

  6. Aaakkk beliin aku Mbakkk… Beliin akuuu…

  7. aaaah masih ngiler kalo inget hari itu… *hari opo mboook?*

    pengen galaxy note 2 tapi mahal yes? *sigh*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s