BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Mendesain Seragam Pramugari, Siapa Takut?

6 Komentar

I have always wanted to become a designer. Ya, itu salah satu impian masa kecil saya yang sekarang seperti menguap bersama embun pagi di pucuk helai rumput teki. Waktu masih SD saya suka sekali melihat-lihat gambar sketsa desain busana di majalah, lalu menggambar putri-putri dengan gaun mekar ala Cinderella, lengkap dengan interior kamar mereka.
Dicari: Desain Seragam Pramugari
Selama sekolah menengah hobi ini bergeser ke arah desain interior dan ketika kuliah saya sempat mendobel kuliah desain, meskipun jarak kampus UI dan InterStudi sangat jauh. Bahkan ketika kerusuhan 1998 mulai meletup di jalanan Jakarta, saya masih bersikeras naik KRL dari Depok ke Wahid Hasyim demi masuk kelas desain yang terjadwal sore itu. Di jalan baru mendapat kabar via pager, kelas diliburkan. Hahaha… konyol.

Namun selama sekolah desain inilah saya menyadari kalau saya nggak akan pernah nyaman jadi desainer karena ‘bawaan lahir’ yang sampai sekarang belum ketemu obatnya. Kedua telapak tangan saya selalu banjir keringat dingin. Kertas gambar saya selalu basah dan ‘keriting’, pensil warna yang saya pulaskan sering berubah jadi ‘aquarel’ alias mirip pulasan cat air sebab telapak tangan saya basah.

Dengan hati yang patah, saya terpaksa mengubur dalam-dalam keinginan menjadi desainer. Hanya selembar ijasah diploma desainer interior dan tugas akhir di sebuah buku sketsa ukuran A0 yang menyisakan jejak guratan desain saya. Sejak saat itu saya memilih menuangkan pikiran dalam bentuk tulisan, karena keypad laptop bisa dilap dengan mudah bila basah kena tetesan keringat.

Sampai baru-baru ini sebuah lomba desain seragam pramugari yang diselenggarakan sebuah maskapai penerbangan membangunkan kembali passion saya itu. Kriteria lombanya cukup simpel dan cara ikutannya pun cukup mudah. Rasanya sebuah panggilan berseru sangat keras di telinga saya, mengajak saya ikut serta, just for fun and who knows… I might get lucky!

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

6 thoughts on “Mendesain Seragam Pramugari, Siapa Takut?

  1. Wah, semoga berhasil ya mbak. Siapa tahu passionnya kembali ke jalur design 😀

  2. Semoga berhasil! 😀

  3. good luck Tika.. semoga bisa menjadi penyaluran hasrat terpendam 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s