BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Bapak Kemana?

4 Komentar

Katanya, Bapak yang baik itu mengayomi dan memberi rasa aman untuk anak-anaknya. Namun, rasa aman itu rasanya semakin mahal setelah berbagai insiden menghantam negeri ini. Hari ini sebuah bom rakitan meledak di Kali Malang, Jakarta Timur. Kemarin sore bentrokan antar kelompok pecah di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hingga menelan korban jiwa. Seorang polisi pun tertembak. Akibatnya jalan ditutup dan macet tak terkira. Bahkan foto-foto korban yang sebenarnya tak layak untuk dipertontonkan sempat beredar di jejaring media sosial. Kegelisahan dan kecemasan tak urung menyebar.

Katanya lagi, Bapak yang baik itu menjaga agar anak-anaknya selalu rukun meski mereka berbeda kemauan dan pendapat. Namun sekelompok orang yang mengatasnamakan organisasi pembela salah satu agama menyerbu sebuah film festival tahunan. Padahal kali ini adalah penyelenggaraannya yang kesembilan. Mereka juga mengancam hendak membakar lokasi pemutaran film bila festival tidak dihentikan.

Belum lama berselang, seorang pejabat tempat ibadah luka-luka akibat penusukan yang dilakukan di depan para jemaat. Dan tempat ibadah menjadi saksi bisu tarik urat dengan mengatasnamakan agama.

Katanya sekali lagi, Bapak yang baik juga memastikan anak-anaknya cukup pangan, sandang dan pendidikan. Padahal di berbagai tempat masih ada ribuan balita kurang gizi. Dan setiap tahun  15% remaja negeri ini putus sekolah karena kurang biaya.

Sebagai anak bangsa, saya hanya ingin Bapak menunjukkan kepedulian dan aksi nyata untuk mengayomi anak-anaknya. Meski tidak sempurna, saya telah berusaha menjadi ‘anak manis’ dengan membayar pajak dan berkarya sebaik yang saya bisa. Saya yakin jutaan anak bangsa yang lain pun demikian.

Kami tidak ingin dininabobokan dengan nyanyianmu Pak. Kami juga tak ingin dibiarkan dalam diam. Kemana Bapak saat anak-anak negeri membutuhkan rasa aman dan tindakan nyatamu?

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

4 thoughts on “Bapak Kemana?

  1. Bapak cuma bisa prihatin nak…

  2. duh, bapaknya gede badan doang kayaknya..:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s