BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

Chadni Chowk To China: Laughing All The Way!

3 Komentar

Apa jadinya kalo tukang kupas dan potong sayuran di sebuah warung makan di India tiba-tiba diboyong ke China karena disangka reinkarnasi Liu Sheng, seorang ksatria hebat di masa lalu? Itu dia yang menimpa Shidu, sang juru kupas sayuran setelah nemu kentang dengan ‘mata dan hidung’ mirip muka Ganesha. Sidhu pun percaya lahir bathin bahwa dewa Ganesh telah hadir untuk mengubah nasibnya melalui sebutir kentang itu.

Dalam lima menit pertama sudah terlihat film ini bakalan berisi slapstick dan komedi salah kaprah. Adegan-adegannya pun dibikin super lebay. Misalnya pas Sidhu dimarahi pemilik warung makan sekaligus bapak angkatnya, Dada, maka saking kagetnya Sidhu terpental dan terlompat tinggi banget ke langit…lalu terhempas dan mendarat dengan keras persis di depan kaki 2 orang pria China. Dan kedua pria China ini pun meyakini Sidhu sebagai orang yang ‘dikirim dari langit’ untuk membalaskan dendam mereka pada seorang bos mafia keji yang sudah lama memeras warga desa mereka di dekat tembok China sana.

Dan dimulailah petualangan Sidhu bahkan sejak dia antre untuk apply visa ke China. Tentu saja Sidhu yang lugu dan sama sekali tidak bisa ilmu bela diri ini kemudian terseret dalam jaringan sebuah mafia di China, dan semakin menjadi-jadilah banyolan plus adegan perkelahian yang tetap dihadirkan dalam kemasan kocak.

Tentu bukan film India kalau tidak ada cewek cantik, seksi yang jago menari. Meskipun film ini cuma setengah settingnya di India dan setengah lebih di sekitar Tembok Besar China, namun adegan joget-nyanyi beregu ala India tetap hadir, malah ada yang dalam balutan kostum Cheong Sam dan gaya rambut ala In The Name of Love-nya Wong Kar Wai!

Kalau film adalah sebuah karya seni yang dianggap perlu memberikan sesuatu pada penontonnya, maka Chadni Chowk to China ini dengan murah hati memberikan 2,5 jam tontonan yang mengocok perut atau paling nggak bikin senyum simpul. Nggak usah berharap banyak pada jalan ceritanya, nikmati aja dengan tujuan tulus untuk tertawa. Toh kelucuan film yang dirilis tahun 2009 ini telah menyabet 2 penghargaan untuk film komedi di Bollywood sana.

 

Penulis: Swastika Nohara

A woman who enjoys life… Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life. Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee provided…. So, don’t let the cups drive you, enjoy the coffee instead! Err… in less philosophical words, I’m a freelance script writer both for fiction and documentary, content writer, fixer and translator. With a team, I also do video presentation and corporate profile filming. Based in Jakarta but eager to travel anywhere on earth.

3 thoughts on “Chadni Chowk To China: Laughing All The Way!

  1. Suhu Yo, Jeng Silly, aku maaaau jalan2 ke bollywood!!!
    Bollywood mah jago juga bikin komedi! Malah ada yg keren bgt kayak 3 Idiots ituh…

  2. aku pikir dirimu beneran jalan2 ke bollywood hahahahhaha

  3. Woaalaahhhh…. film tho 😀

    kirain kisah beneran :)) :)) :))

    eh…. bentar, ini film Bollywood???

    gak kebayang spt apa film komedi ala Bollywood, karena anggapan saya selama ini mereka gak bisa bikin film lucu 😛 😛 😛

    *digampar ama Shakh Ru Khan* :)) :)) :))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s